Crutchlow: Pedrosa akan jatuh jika saya menabraknya

dibagikan
komentar
Crutchlow: Pedrosa akan jatuh jika saya menabraknya
Oleh: Mitchell Adam
23 Mei 2017 11.46

Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, yakin Dani Pedrosa akan terjatuh jika ia menabraknya saat bersenggolan di Le Mans.

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Andrea Dovizioso, Ducati Team, Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Cal Crutchlow, Team LCR Honda
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Crutchlow start dari posisi keempat, sedangkan Pedrosa ke-13. Namun, pembalap Repsol Honda ini mampu naik di posisi ketujuh pada lap pertama.

Pedrosa bertarung melawan Andrea Dovizioso, sebelum kemudian menyalip Crutchlow di Tikungan 6 untuk posisi kelima pada Lap 11.

Kedua pembalap lalu bersenggolan di apex, dengan Dovizioso menyalip Pedrosa dan Crutchlow.

“Itulah balapan. Saya tidak bermasalah sama sekali dan sejujurnya, dia mungkin tidak melihat saya karena mempertahankan motor di sisinya,” ujar Crutchlow.

“Dan saya melebar. Kecepatan saya di tikungan lambat dan saya melebar karena ban depan.

“Jika saya menabraknya, dia akan terjatuh di trek karena dia sangat ringan. Kita akan lihat apa yang terjadi di balapan berikutnya.”

Duel Dovizioso

Sepanjang balapan, Crutchlow banyak menghabiskan waktu melawan Dovizioso. Pembalap Inggris itu menyalip sang rival pada tujuh lap terakhir. Tapi ia lalu kembali disalip pembalap Ducati ini pada tiga lap terakhir.

Kecelakaan yang dialami Valentino Rossi pada lap terakhir mengantarkan Dovizioso finis keempat, sementara Crutchlow pada posisi kelima.

“Saya membiarkan disalip Dani karena saya tidak bisa menikung. Dovi datang dan lalu balapan menjadi sulit. Pada 10 lap terakhir, saya kira bisa memperbaiki posisi. Tapi saya di belakang Dovi dan kecepatan dia sangat lambat,” paparnya.

“Saya menyalipnya dan entah bagaimana dia mengikuti saya. Tapi saya tahu ketika mereka melakukan slipstream (mencuri angin), mereka memangkas banyak waktu.

“Dia kehilangan 0,6 detik per lap di depan saya, dan ketika dia mengikuti saya, dia memangkas 0,6 detik, karena dia melakukan slipstream.

“Dan lalu dia menekan (set-up mesin) pada akhir balapan untuk menambah kecepatan. Dia menyalip saya di trek lurus, dan balapan berakhir. Tapi saya senang bisa finis.

“Target akhir pekan ini adalah untuk finis enam besar dan kami kelima. Jika saya benar-benar harus menekan, saya mungkin meraih posisi lebih baik. Tapi menurut saya, kami harus finis balapan pekan ini.”

Artikel MotoGP berikutnya
Indianapolis Motor Speedway ikut berduka atas kepergian Hayden

Artikel sebelumnya

Indianapolis Motor Speedway ikut berduka atas kepergian Hayden

Next article

Stoner: Hayden rekan setim yang fantastis

Stoner: Hayden rekan setim yang fantastis
Load comments