Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
MotoGP Ducati Corse launch

Dall'Igna Akui Sembunyikan Inovasi Aerodinamika Desmosedici GP23

General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna, mengaku mereka sengaja menyembunyikan inovasi aerodinamika. Pengembangan itu tidak terlihat sampai tes resmi MotoGP di Sepang, 10-12 Februari mendatang.

Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team

Resor olahraga musim dingin Madonna di Campiglio menjadi tempat presentasi tim Ducati 2023 pada Senin lalu. Aroma Italia sangat kental karena juara dunia Francesco Bagnaia akan disandingkan dengan kompatriotnya, Enea Bastianini.

Desmosedici GP23 yang ditampilkan belum sepenuhnya sempurna. Dall’Igna menggarisbawahi inovasi aerodinamika baru akan muncul dalam tes di Malaysia.

Pakar teknis pabrikan Italia tersebut melihat tantangan yang dipikul sangat besar. Bagaimana pun, meraih kemenangan lebih mudah daripada mempertahankan.

Agar Bagnaia tak kehilangan mahkotanya, maka Ducati harus mengembangkan motor lebih maju dari pabrikan lain. Dall’Igna pun memperbaiki aerodinamika, yang jadi kelebihan mereka.

"Ini adalah tantangan yang sangat sulit dan statistik menunjukkannya," jelas Dall'Igna.

"Saya yakin hanya sedikit pembalap yang berhasil mengulangi hal yang sama di tahun berikutnya, tapi tim-tim lain juga demikian. Ini rumit, sulit, tetapi kami menyukai tantangan dan di sinilah kami, untuk mencoba mencapainya. Kami adalah juara dunia, tetapi kami harus tetap berpijak di bumi dan menjaga kerendahan hati, yang merupakan kualitas penting dalam olahraga dan kehidupan.

Baca Juga:

"Selama tahun-tahun ini, Ducati telah memperkenalkan banyak inovasi teknis pada motornya, mungkin juga telah mengubah teknik MotoGP. Tapi, itu adalah tahun-tahun di mana kami harus mengejar ketertinggalan, karena lawan-lawan kami lebih kuat dari kami, jadi kami juga harus mengambil banyak risiko.”

Setelah berada di puncak dan dengan mahkota juara tiga pembalap, tim, dan pabrikan di sakunya, Dall'Igna percaya bahwa inilah saatnya untuk mengerem dan menatap masa depan dengan lebih tenang.

"Tahun lalu mengajarkan kami beberapa hal, seperti bahwa terkadang bertahan sedikit lebih lama akan membantu performa," ia mengenang langkah Bagnaia yang kembali ke GP22 dan pengorbanan yang harus dilakukan Jorge Martín dan Johann Zarco untuk mengembangkan tim satelit.

Sebuah 'rem' yang, bagaimanapun, perlu dilihat apakah itu akan menjadi nyata atau, sebaliknya, itu hanya pesan pengalih perhatian.

"Kami telah menemukan banyak fitur baru untuk GP23 dan beberapa di antaranya sudah ada di motor yang kami tunjukkan saat presentasi," katanya.

"Namun, yang lainnya, terutama yang berkaitan dengan aerodinamika, akan kami tunjukkan di Sepang, tetapi tidak akan mengecewakan jika kami harus membuang beberapa ide di tes berikutnya yang, di atas kertas, bisa memberi kami beberapa peningkatan.”

Bagi Dall'Igna, gelar juara tahun 2022 adalah yang pertama sejak ia tiba di Borgo Panigale pada tahun 2014 dari Aprilia dan menjadi salah satu insinyur paling inovatif dan menjadi tolok ukur di kelas premier.

Selama delapan tahun ini, Ducati telah menjadi pabrikan yang paling inovatif dan agresif, pelopor pendakian aerodinamis yang telah mengubah olahraga ini dan memperkenalkan perangkat ketinggian yang telah banyak mengubah cara berkendara. Beberapa risiko yang telah terbayar, kejuaraan.

Francesco Bagnaia, Ducati Team
Francesco Bagnaia, Ducati Team
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Ducati Desmosedici GP23
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Ducati Team
Pecco Bagnaia
41

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pramac Racing Luncurkan Proyek Ambisius untuk MotoGP 2023
Artikel berikutnya Ungkap Livery Baru KTM, Miller Punya Perasaan Istimewa

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia