Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Reactions
MotoGP MotoGP Indonesia

Darryn Binder Bangga Duel dengan Sang Kakak di Mandalika

Rookie MotoGP Darryn Binder menunjukkan keahliannya saat beraksi di trek basah Sirkuit Mandalika dengan menembus 10 Grand Prix Indonesia. Ia finis di antara para pembalap berpengalaman kelas premier.

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing Darryn Binder, RNF MotoGP Racing

Dalam penampilan keduanya di MotoGP, rider WithU RNF Yamaha Darryn Binder sukses mencetak poin pertamanya. Tampil dalam wet race Grand Prix Indonesia, ia mengakhirinya di urutan ke-10.

Binder memperlihatkan kemampuannya melibas lintasan basah sepanjang perlombaan selama 20 lap di Mandalika, Minggu (20/3/2022), dengan baik. Perlahan ia tiba di grup tengah setelah start dari P22.

Sang rookie bahkan sempat menyalip kakaknya, Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) dan bersaing dengan Aleix Espargaro (Aprilia Racing), meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan keduanya, yang masing-masing finis P8 serta P9.     

Namun Darryn Binder mampu meredam para pembalap yang lebih berpengalaman seperti Enea Bastianini (Gresini Racing), Pol Espargaro (Repsol Honda) dan Alex Marquez (LCR Honda) di belakangnya.

Baca Juga:

“Itu benar-benar balapan yang menarik. Ketika hujan mulai turun, saya pikir akan sangat menyenangkan mendapatkan pengalaman (wet race) ini di sini (Mandalika). Sudah berada di grid belakang, saya terkejut dengan grip yang bagus,” kata Binder seperti dikutip Speedweek.

“Dalam balapan saya kemudian lebih percaya diri setiap lapnya. Tetapi saya masih kaget dengan grip ban basah yang bagus. Saya melewati beberapa orang dan tiba-tiba saya sampai di zona poin. Kemudian saya menyalip kakak saya (Brad Binder), itu sangat keren.

“Akhirnya saya mengalami masalah dengan ban belakang dan setelah itu terjadi pertarungan. Saya ingin menahan orang-orang di belakang saya dan jadi yang terbaik di grup (tengah). Lalu Brad dapat momentum. Saya masih ingin bertarung satu lap lagi, tetapi saya senang dengan hasil ini.”

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing Darryn Binder, RNF MotoGP Racing, Aleix Espargaro, Aprilia Racing

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing Darryn Binder, RNF MotoGP Racing, Aleix Espargaro, Aprilia Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Darryn Binder kesulitan mengimbangi sang kakak karena harus membagi fokusnya menghadapi serangan dari Aleix Espargaro. Kendati gagal mengungguli Brad Binder, ia tetap puas karena berhasil mendulang poin.

“Brad mungkin agak terkejut melihat saya melaju cepat, tetapi dia memanfaatkan situasi dengan baik saat saya harus sedikit melebar setelah manuver Aleix (Espargaro). Dia (Brad) menyalip dua orang dalam satu gerakan,” tuturnya.

“Itu (pertarungan) sangat menarik di grup, seolah-olah ini soal meraih kemenangan. Benar-benar intens di lap final, orang-orang ini sudah meraih podium MotoGP. Bagi saya ini kali pertama dalam hujan, rasanya menyenangkan.”       

Dengan enam poin yang didapatnya di Indonesia, Darryn Binder sekarang menempati posisi ke-13 dalam klasemen sementara, membuatnya menjadi rookie terbaik sejauh ini. Di sisi lain, rekan setimnya, Andrea Dovizioso, gagal finis di Mandalika.

Darryn Binder, RNF MotoGP Racing

Darryn Binder, RNF MotoGP Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Jack Miller Kritik Manuver Berisiko Fabio Quartararo
Artikel berikutnya Naik Podium di Mandalika, Fabio Quartararo Traktir Es Krim Bocah Lokal

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia