Data dan fakta jelang MotoGP Amerika

Marc Marquez belum naik podium sejak menjadi juara dunia MotoGP di Motegi, Jepang pada musim 2016.

Finis keempat di Qatar dan kegagalan finis di Argentina, pembalap Repsol Honda itu kini berada di peringkat kedelapan dengan 13 poin. 

Tentunya, perhatian akan tertuju kepada Marquez, mengingat Austin adalah wilayah kekuasannya dengan empat kemenangan beruntun dalam empat musim terakhir. 

Perhatian juga akan tertuju kepada Maverick Vinales. Dengan dua kemenangan, pembalap Yamaha itu dalam momentum untuk kembali finis di posisi teratas.

Berikut data dan fakta jelang MotoGP Amerika:

  • Finis ketiga yang diraih Cal Crutchlow (LCR Honda) di Argentina, itu berarti dia setidaknya satu kali naik podium selama enam musim beruntun di kelas MotoGP. Hanya empat pembalap Inggris lain yang telah finis podium di kelas premier dalam enam musim beruntun atau lebih: Mike Hailwood, Barry Sheene, Geoff Duke dan Peter Williams.
  • Pembalap yang sama telah memenangi dua balapan pembuka di semua kelas. Terakhir kali ini terjadi pada 1992, tiga pembalap itu adalah: 125cc- Ralph Waldmann, 250cc – Luca Cadalora, 500cc – Mick Doohan.
  • Di Argentina, Yamaha memiliki empat pembalap yang finis enam besar untuk pertama kalinya sejak balapan terakhir di Valencia 2015.
  • Marquez (Repsol Honda Team) belum naik podium sejak dia mengunci gelar juara MotoGP di Motegi pada 2016. Selama periode lima balapan ini, dia baru mengemas 38 poin kejuaraan dunia.
  • Scott Redding (Octo Pramac Racing) adalah satu dari hanya sembilan pembalap yang mencetak poin di dua balapan pembuka. Dia mencetak 17 poin dan menempatkannya pada peringkat keempat dalam klasemen sementara – posisi tertinggi bagi pembalap satelit.
  • Tidak ada pembalap pabrikan Honda yang naik podium di dua balapan pertama. Terakhir kali Repsol Honda tidak memiliki pembalap yang finis tiga besar dalam dua balapan pertama adalah pada 2000.
  • Finis kelima yang dicapai Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) di Argentina adalah hasil terbaik bagi pembalap Perancis dalam balapan yang sepenuhnya kering di MotoGP, sejak Randy de Puniet finis keempat di Catalunya pada 2010.
  • Zarco adalah rookie pertama yang finis di Argentina, satu posisi di depan rekan setim Jonas Folger. Terakhir kali dua rookie finis bersama di MotoGP adalah Marquez dan Bradley Smith, yang menang dan finis keenam di Sachsenring 2013.
  • Jonas Folger menjadi rookie dengan koleksi poin 16 poin setelah dua balapan pertama, yang mana tertinggi sejak Marquez debut di kelas premier pada 2013.
  • Di Argentina, Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) sekali lagi naik podium setelah start dari posisi bawah di grid. Ini ke-35 kalinya dia finis di podium setelah tidak start dari enam besar.
  • Perbedaan usia antara Vinales dan Rossi adalah 15 tahun 330 hari. Ini perbedaan usia terbesar antara dua pembalap yang finis di posisi teratas dalam kelas premier, sejak Giacomo Agostini (26 tahun) memenangi Grand Prix Jerman 1969 dari Karl Hoppe (14 tahun) di Hockenheim.
  • Lap tercepat di balap MotoGP dicetak Vinales di Argentina dengan catatan waktu 1 menit 39,694 detik. Selama balapan, 16 pembalap lainnya mencetak lebih lambat satu detik dari pembalap Yamaha itu – dan ini pertama kalinya ada 17 pembalap mencetak dengan selisih satu detik dari lap tercepat saat balapan.

 

MotoGP

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Amerika
Trek Circuit of the Americas
Pembalap Valentino Rossi , Jorge Lorenzo , Marc Marquez , Maverick Viñales
Tim Repsol Honda Team , Yamaha Factory Racing , Ducati Team
Tipe artikel Special feature
Tag 2017, austin, data dan fakta, motogp amerika