Data dan fakta jelang MotoGP Spanyol

Musim 2017 akan menandai penyelenggaraan ke-30 Sirkuit Jerez sebagai tuan rumah Grand Prix, yang mulai digunakan pada 1987 silam.

Berikut adalah data dan fakta jelang seri keempat MotoGP Spanyol:

  • Honda dan Yamaha sama-sama mengoleksi tujuh kemenangan di Jerez.
  • Ducati hanya mengoleksi satu kemenangan pada 2006, ketika Loris Capirossi start dari pole position. Dan terakhir kali pembalap Ducati naik podium di Jerez ketika Nicky Hayden finis ketiga pada 2011.
  • Kemenangan terakhir Suzuki di Jerez adalah pada 2000, ketika Kenny Roberts Jr., memenangi kelas GP 500cc. Sedangkan pada era MotoGP, hasil terbaik Suzuki adalah finis kelima yang dicetak Aleix Espargaro.
  • Espargaro, yang kini memperkuat Aprilia Racing Team Gresini, akan mencetak rekor start Grand Prix ke-200 di Jerez. Dia akan menjadi pembalap ke-32 dalam sejarah balap motor dunia, serta pembalap Spanyol kesembilan yang melakukannya.
  • Setidaknya ada satu pembalap Spanyol yang naik podium di Jerez dalam 13 tahun terakhir, dimulai pada 2004. Jerez juga merupakan sirkuit paling sukses bagi pembalap Spanyol dalam hal kemenangan di kelas premier.
  • Kemenangan Alberto Puig pada 7 Mei 1995 menjadikannya sebagai pembalap Spanyol pertama yang menang di tanah kelahiran.
  • Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) adalah pembalap paling sukses dengan koleksi sembilan kemenangan; tujuh di antaranya pada kelas premier.
  • Musim lalu adalah kali pertama sejak 2009, bahwa Spanyol tidak memiliki satu pemenang dari tiga kelas di Jerez.
  • Ada lima pemenang berbeda di Jerez dalam lima tahun terakhir: Casey Stoner, Dani Pedrosa, Marc Marquez, Jorge Lorenzo dan Rossi.
  • Dalam tiga tahun terakhir, pemenang MotoGP Spanyol adalah pembalap yang start dari pole position.
  • Rossi merupakan pembalap tertua yang memimpin klasemen kelas premier, sejak Jack Findlay memuncaki bersama Barry Sheen di GP 500cc pada 1977.
  • Kemenangan Marquez di Austin adalah podium ke-52 di kelas MotoGP, menyamai pencapaian juara dunia GP 500cc 1987, Wayne Gardner. Hanya ada 10 pembalap dalam sejarah 69 tahun balap motor, yang naik podium di kelas premier lebih sering dari Marquez.
  • Finis ketiga yang dicetak Pedrosa di Austin merupakan podium ke-145 bagi sang pembalap di semua kelas, dan sekaligus menyamai prestasi Lorenzo. Dua pembalap yang mengoleksi podium terbanyak: Valentino Rossi (224) dan Giacomo Agostini (159).
  • Menyusul finis kelima dalam dua balapan terakhir, Johann Zarco (Yamaha Tech 3) kini menjadi rookie dengan peringkat tertinggi dalam klasemen sementara. Ia berada di peringkat ketujuh, dan hanya terpaut satu poin dari rekan setim Jonas Folger. Zarco mengoleksi 22 poin, tertinggi dalam tiga balapan terakhir yang dicetak rookie, sejak Lorenzo mencetak 61 poin pada debutnya musim 2008.
  • Podium pertama Marquez di Austin adalah kemenangan MotoGP ke-30, melebihi pencapaian Pedrosa. Ia kini menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak dalam era MotoGP, dan yang mengendarai Honda.
  • Musim lalu, Rossi menang di Jerez untuk pertama kalinya sejak 2009. Itu juga kali pertama dia menang di kelas MotoGP setelah start dari pole postion, dan memimpin sepanjang balapan.
  • Marquez dan Pedrosa naik podium di Austin adalah yang pertama kalinya bagi pembalap Repsol Honda sejak Catalunya 2016, ketika keduanya finis kedua dan ketiga.
  • Dengan finis ketiga di Austin, Pedrosa setidaknya satu kali naik podium selama 12 musim tampil di kelas MotoGP. Sejauh ini, hanya ada dua pembalap yang setidaknya satu kali finis podium sepanjang penampilan di kelas premier: Rossi (18 musim) dan Agostini (13 musim). 

 

MotoGP

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Spanyol
Trek Circuito de Jerez
Tipe artikel Special feature