Data telemetri pastikan pergantian motor Marquez legal

Pergantian motor yang dilakukan Marc Marquez saat flag-to-flag di MotoGP Jerman, Minggu (17/7), tidak melanggar aturan.

Data telemetri pastikan pergantian motor Marquez legal
Marc Marquez, Repsol Honda Team

Polemik tentang pergantian motor Marquez muncul ke permukaan ketika salah satu mekanik memegang clutch (kopling). Aksinya itu terekam dalam beberapa video yang lalu beredar secara online.

Technical Director IRTA (Asosiasi Tim Balap), Danny Aldridge, kemudian meminta data telemetri kepada HRC (Honda Racing Corporation) untuk mengonfirmasi apakah pergantian motor itu legal dan sesuai aturan.

Begitu balapan berakhir, Aldridge mengunjungi garasi HRC dan meminta data telemetri dari motor yang dipakai Marquez saat meraih kemenangan di Sachsenring.

Ada dugaan, berdasarkan dari video yang beredar di internet, bahwa motor telah masuk gigi pertama ketika Marquez berganti ke motor kedua RC213V.

Dalam video tersebut, mekanik Jordi Castella – pria yang bertanggung memegang motor – terlihat memegang clutch.

Memegang clutch tidak ilegal, tapi yang melanggar terkait alasan keselamatan di GP Jerman adalah ketika sudah masuk gigi pertama.

Namun, setelah mengamati dengan seksama video itu tampak jelas bahwa Marquez lah yang menginjak gigi pertama ketika berada di atas motor kedua. IRTA pun mengonfirmasikan bahwa pergantian motor legal dan kasus ditutup. 

dibagikan
komentar
Rahasia kemenangan Marquez di Sachsenring

Artikel sebelumnya

Rahasia kemenangan Marquez di Sachsenring

Artikel berikutnya

Rossi akan dukung penggunaan radio di MotoGP

Rossi akan dukung penggunaan radio di MotoGP
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Jerman
Lokasi Sachsenring
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Penulis Oriol Puigdemont