Demi perbaikan catatan waktu, Marquez sengaja ikuti Pedrosa

dibagikan
komentar
Demi perbaikan catatan waktu, Marquez sengaja ikuti Pedrosa
Oleh: Matt Beer
7 Mei 2017 01.30

Marc Marquez rupanya sengaja mengikuti Dani Pedrosa saat kualifikasi MotoGP Spanyol. Ia ingin mengetahui kenapa kalah cepat dari rekan setimnya selama sesi latihan.

Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Pedrosa menjadi pembalap tercepat dalam tiga sesi Free Practice, dan akhirnya ditutup lewat keberhasilan merebut pole position. Ia unggul 0,049 detik atas Marquez.

Saat menjalani kualifikasi, Marquez memang terlihat membuntuti Pedrosa. Alhasil, kedua pembalap pabrikan Honda itu tampak seperti sedang melakukan konvoi. Belakangan, Marquez mengatakan, bahwa ia melakukannya dengan sadar.

“Strateginya adalah mencoba untuk menekan dengan tiga ban (yang tersedia). Tapi ketika saya memakai ban terakhir, saya melihat sesuatu yang aneh pada Valentino (Rossi) dan Maverick (Vinales). Mereka menunggu. Saya pun berkata,’Oke, saya juga akan menunggu’,” ucapnya.

“Lalu, ketika saya melihat Dani di depan, saya mendekatinya. Saya ingin melihat dua atau tiga tikungan dan membandingkan data, (di mana) dia lebih cepat dari saya.

“Saya memahami beberapa hal saat berada di belakangnya.”

Menanggapi pernyataan sang rekan setim, Pedrosa pun mengungkapkan, bahwa dia awalnya mencoba untuk mengusir dan menjauh dari kejaran Marquez.

“Saya memutuskan untuk memakai ban kedua dan suasana di pit lane sangat ramai. Lalu, ketika saya mulai (mencetak catatan waktu), Marc juga memulainya bersama saya,” tutur Pedrosa.

“Dia mengikuti saya sepanjang waktu. Saya berhenti di pertengahan trek, dia juga berhenti.

“Di sana hanya ada kami berdua dan tentu saja dia pole. Saya tahu jika (catatan waktu) meningkat, dia mungkin juga meningkat di belakang saya. Tapi ketika saya melihat dia, saya berkata,’Oke, saya akan meladeni tantangan ini’.

“Sudah tentu saya (pole) bukan karena bantuan dari dia. Tapi ketika saya melihat dia mengikuti saya, itu membuat saya termotivasi. Dan saya berkata,’Kenapa tidak? Ayo lakukan’.”

Pedrosa kemudian merebut posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 38,249 detik. Namun, Marquez masih terus melaju di trek dan berupaya untuk mengambil alih pole position. Sayangnya, ia membuat kesalahan di Tikungan 11 dan akhirnya harus puas start kedua.

“Lap terakhir adalah segalanya. Beruntung, saya mampu menghindari kecelakaan di tikungan cepat,” tukas Marquez.

“Saya sangat menikmatinya. Saya sangat senang dengan posisi kedua ini karena biasanya saya kesulitan di Jerez. Secara pribadi saya kesulitan dan ini bukan sirkuit yang terbaik bagi saya di masa lalu. Tapi hari ini saya merasa sangat baik dan nyaman.”

Keberhasilan start terdepan merupakan yang pertama bagi Pedrosa. Kali terakhir ia pole position di MotoGP Malaysia pada Oktober 2015.

“Sudah cukup lama saya kesulitan dalam kualifikasi. Saya tidak mampu mencetak catatan waktu yang baik dan tidak bisa berada di baris depan secara konsisten. Kunci saya dalam kualifikasi ini adalah mampu untuk start dari baris depan,” paparnya.

“Setelah (memakai) ban pertama, saya senang karena saya sudah di posisi kedua. Saya menikmatinya dan punya feeling yang baik.”

Artikel MotoGP berikutnya
Vinales: Akan sangat sulit menempel Honda

Artikel sebelumnya

Vinales: Akan sangat sulit menempel Honda

Next article

Trek favorit, Lorenzo nyaman melibas Jerez

Trek favorit, Lorenzo nyaman melibas Jerez
Load comments