Dianaktirikan, Lorenzo Merasa Morbidelli Perlu Ancam Yamaha

Juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, menilai Franco Morbidelli harus berani mendesak Yamaha untuk memperlakukannya sama dengan rider lain. Menurut X-Fuera, Franky layak mendapatkan paket motor terbaik.

Dianaktirikan, Lorenzo Merasa Morbidelli Perlu Ancam Yamaha

Jorge Lorenzo, pengoleksi tiga gelar MotoGP (2010, 2012, 2015), mengatakan Yamaha seharusnya memberikan dukungan yang sama kepada Franco Morbidelli seperti yang diterima Fabio Quartararo, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Lorenzo, yang pernah memperkuat Yamaha di kelas para raja pada periode 2008-2016, merasa heran mantan pabrikan yang dibelanya justru 'menganaktirikan' Morbidelli.

Padahal, rider Italia berdarah Brasil itu merupakan pembalap terbaik mereka musim lalu. Franky, sapaan Morbidelli, adalah runner-up MotoGP 2020. Ia finis di atas Quartararo (P8), Vinales (P6) dan Rossi (P15).

Baca Juga:

Karena itu, sudah semestinya Yamaha memberikan paket mesin terbaru untuk pembalap 26 tahun tersebut pada musim ini. Alih-alih, pabrikan Iwata menyediakan motor M1 spesifikasi lama sebagai kendaraan Franky mengarungi musim 2021.

Tahun ini Morbidelli mengendarai M1 'A-spec', yang pada dasarnya hanya merupakan peningkatan mesin dari 2019. Duo tim pabrikan, Vinales dan Quartararo mendapat motor baru yang sukses memberikan kemenangan dalam tiga race awal.

Lorenzo berpendapat bahwa hal tersebut membuat Franky kesulitan tampil kompetitif dan kini berada di posisi ke-11 dalam klasemen sementara. Ia belum bisa terlibat dalam pertarungan gelar MotoGP 2021.

"Saya mungkin memiliki pendapat yang cukup keras, tetapi saya merasa Yamaha tidak memperlakukan Franco selayaknya pada kasus ini. Dia berada di urutan kedua tahun lalu," kata Lorenzo dalam acaranya, 99 Seconds, di YouTube.

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Ducati memberikan empat pembalapnya (dari tim pabrikan juga Pramac Racing) mesin yang sama. Yamaha tidak melakukan itu, terutama dengan Franco. Saya meyakini dia harus menuntut perlakuan yang sama."

Dengan statusnya sebagai runner-up MotoGP 2020, X-Fuera, julukan Lorenzo, menilai itu merupakan nilai tawar yang dimiliki Morbidelli dan dapat digunakannya sebagai senjata mendesak Yamaha.

"Dia harus menggunakan bahasa yang 'mengancam' dan membuka diri terhadap pabrikan lain yang ingin membantunya. Saya percaya dia layak menuntut perlakuan yang sama dari Yamaha," Lorenzo menuturkan.

"Namun begitu dia turun ke trek, dia harus fokus dan memaksimalkan potensinya dan menunjukkan kepada Yamaha bahwa mereka telah salah memperlakukannya."

Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo.

Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo.

Foto oleh: Dorna

dibagikan
komentar
Capirossi Dukung VR46 Racing Jadi Tim Satelit Aprilia

Artikel sebelumnya

Capirossi Dukung VR46 Racing Jadi Tim Satelit Aprilia

Artikel berikutnya

Dovizioso Bukan Isu Penting KTM

Dovizioso Bukan Isu Penting KTM
Muat komentar