Dinilai terlalu konservatif, Espargaro kritik strategi Aprilia

dibagikan
komentar
Dinilai terlalu konservatif, Espargaro kritik strategi Aprilia
David Gruz
Oleh: David Gruz
6 Agt 2018 13.47

Kesulitan bersaing, Aleix Espargaro mengklaim Aprilia seharusnya mengadopsi strategi lebih agresif di Brno.

Espargaro, belum sepenuhnya pulih dari cedera yang didapatnya di Sachsenring, mencetak satu poin setelah finis ke-15 pada MotoGP Ceko.

Meski mendulang poin, Aleix tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya setelah tak mampu melaju lebih kencang. Ia juga mengkritik Aprilia, yang lebih memilih strategi konservatif akhir pekan ini.

Aprilia memberi Espargaro ban hard untuk memastikan ia dapat finis tanpa kendala ban. Namun di saat bersamaan, pembalap Angel Nieto Team, Alvaro Bautista, mampu finis kesembilan meski berjudi dengan ban belakang soft.

“Dengan ban belakang hard, kami tak memiliki grip. Pagi ini, saya sudah merasa buruk sejak warm-up, dan hingga saat terakhir [sebelum balapan], saya bimbang apakah harus menggunakan ban belakang soft,” ujar Espargaro.

“Namun tim memilih cari aman, dan menggunakan ban hard depan belakang untuk menuntaskan balapan. Sejujurnya, dari sudut pandang saya, tidak ada artinya sekadar finis ke-15 atau ke-14.

“Saya menghormati semuanya, namun saya tidak senang dengan posisi finis ini. Saya tak mengerti apa artinya finis ke-15 atau ke-14, atau tertinggal 25 detik dari pemenang balapan. Saya pikir lebih baik mengambil risiko, ambil contoh Bautista yang memilih ban soft pada saat akhir, balapannya sangat solid.”

Selain itu, Espargaro juga tidak memahami atas kesulitannya sepanjang akhir pekan ini. Saat kualifikasi, ia mengalami kendala mesin.

“Akhir pekan ini sangat sulit, motornya tidak bekerja, saya tidak memahami apa yang terjadi. Saya tidak mengerti mengapa kami mengalami langkah mundur dari tahun lalu,” keluhnya.

“Sejujurnya, saya sangat kesal. Saya tak bisa melaju lebih cepat, itu tidak mungkin, motornya tak membelok saat saya melepaskan rem depan.

“Tidak kejelasan terkait apa yang terjadi. Kami tidak kencang, saya mencoba segalanya. Saya bisa lebih kencang, namun jika Anda menekan lebih, Anda akan selalu terjatuh.

“Motornya tidak membelok saat saya melepaskan rem depan, tidak bisa membelok, tidak bisa membelok, kesulitan dan tidak memiliki grip pada ban belakang.

“Tampaknya seperti kita menggunakan ban tiga tahap lebih keras dari tahun lalu. Saya tidak bisa mengambil risiko, saya tidak bisa melaju lebih kencang. Jika saya mencoba lebih kencang, saya terjatu, itu sangat sulit.

 “Saya tak tahu apa masalah sebenarnya, besok [saat tes] adalah hari penting karena kami bisa coba mengubah sedikit situasinya. Namun sejujurnya, saya tidak tahu jelas apa yang harus dilakukan.”

Hasil kurang memuaskan juga diraih rekan satu timnya, Scott Redding, pembalap Inggris itu mengalami kecelakaan saat ia berada di posisi ke-16.

Slider
List

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini
1/5

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini
2/5

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini
3/5

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini
4/5

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini
5/5

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Tak langsung menekan, Dovizioso coba kacaukan rival

Artikel sebelumnya

Tak langsung menekan, Dovizioso coba kacaukan rival

Next article

Bradl dituding penyebab insiden Brno

Bradl dituding penyebab insiden Brno
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Ceko
Sub-event Pascabalapan, Minggu
Pembalap Aleix Espargaro
Tim Aprilia Racing Team Gresini
Penulis David Gruz
Tipe artikel Breaking news