Dokter sarankan Pedrosa untuk operasi

Dokter Xavier Mir, dari tim medis MotoGP, menyarankan Dani Pedrosa untuk menjalani operasi pemulihan cedera retak tulang selangka kanan.

Pedrosa mengalami kecelakaan saat sesi Free Practice 2, di mana ia terlempar dari motornya di Tikungan 11. Pembalap Spanyol itu lalu dibawa ke medical centre, dan didiagnosis menderita retak tulang selangka kanan.

“Pedrosa mengalami retak pada tulang selangka kanan, dengan indikasi pertama menunjukan retak yang membutuhkan operasi. Tidak ada tulang yang bergeser, tapi retak pada empat bagian. Situasi ini biasanya membutuhkan operasi,” terang Dokter Mir kepada MotoGP.com.

“Trauma cranial (berhubungan dengan tulang tengkorak) yang kami duga pertama hasilnya negatif. Kondisi dia baik, sadar dan dapat mengingat segalanya. Dia juga cedera ringan pada kaki kiri, tapi tulang selangka adalah hal terbesar.

“Dalam sejarah patah tulang selangka yang dialami Pedrosa, (cedera) ini tidak serius. Tampaknya dia akan kembali ke Barcelona untuk dioperasi besok, walaupun belum pasti diputuskan. Tim dan pembalap akan membuat keputusan sendiri mengenai perawatan dan tindakan,” paparnya.

Sementara itu, Pedrosa mengungkapkan kekecewaan besar atas kecelakaan di FP2. Pasalnya, ia begitu menantikan balapan di Motegi, yang merupakan salah satu sirkuit favoritnya.

Saya sedang out-lap pada run terakhir dalam FP2 ketika saya kehilangan bagian belakang di Tikungan 11. Dan ketika ban menemukan grip lagi, saya terlempar ke udara,” tutur Pedrosa.

“Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sekarang saya hanya ingin fokus untuk kembali naik motor secepat mungkin.

“Saya mendoakan yang terbaik untuk Hiro (Aoyama), yang menggantikan saya dan akan balapan di kandangnya,” pungkasnya. 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Jepang
Trek Twin Ring Motegi
Pembalap Dani Pedrosa
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Breaking news