Dovizioso kritisi pendekatan Lorenzo pada Ducati

dibagikan
komentar
Dovizioso kritisi pendekatan Lorenzo pada Ducati
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
28 Mei 2018 16.35

Andrea Dovizioso menganggap, performa buruk Jorge Lorenzo musim ini disebabkan oleh tidak tepatnya pendekatan terhadap Ducati.

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Pindah ke Ducati pada 2017, tiga kali juara dunia MotoGP itu bertekad menorehkan prestasi mengesankan. Alih-alih gelar juara, atau kemenangan, Lorenzo justru sangat kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP.

Hingga kini, raihan terbaiknya adalah tiga kali podium. Berbanding jauh dari Lorenzo yang telah mengemas tujuh kemenangan, dihitung sejak musim lalu, dan bahkan menjadi penantang kuat perebutan titel.

“Untuk menjadi kuat di MotoGP hari ini sangat sulit karena ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan,” papar Dovizioso saat event balap MotoGP Prancis.

“Saya tidak ingin terlalu (menjelaskan) banyak detail, tetapi Jorge terbiasa mengendarai satu jenis motor dan dia memiliki ide yang sangat jelas tentang cara berkendara dan cara bekerja.

“Pendekatan semacam ini tidak berhasil di Ducati.

“Tidak perlu meragukan bagaimana hebatnya Jorge Lorenzo sebagai juara (dunia) dan dia masih seperti itu. Namun hasilnya tidak selalu dapat diperoleh dengan cara yang sama.

“Sebaliknya, untuk setiap situasi Anda harus mencoba terbuka secara mental dan beradaptasi demi mendapatkan hasil maksimal dari itu,” tandas DesmoDovi.

Apa yang dialami Lorenzo sekarang seolah mengingatkan pada Valentino Rossi ketika juga menghadapi masalah serupa bersama Ducati. Selama dua musim, The Doctor gagal mempersembahkan gelar juara.

Disinggung perihal Lorenzo dan Rossi, Dovizioso menjawab: “Menurut saya, saat Valentino datang ke Ducati (pada 2011), situasinya berbeda dan motor (Ducati) sangat khusus.

“Saya tidak ingin mengatakan bahwa itu tidak kompetitif, karena [Casey] Stoner memenangi balapan dengan Ducati. Tetapi itu adalah motor yang sangat jauh dari apa yang kami miliki hari ini di Ducati.

“Untuk alasan ini, kita harus membedakan situasi antara Valentino dan Jorge.

“Ducati sekarang kompetitif, sangat cepat dan para pembalap melakukannya dengan baik. Tidak seperti ketika Stoner yang satu-satunya bisa berhasil dan melaju kencang,” tandas pembalap Italia itu.

Laporan tambahan oleh Matteo Nugnes

Slider
List

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team,

Jorge Lorenzo, Ducati Team,
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo and Andrea Dovizioso, Ducati Team

Jorge Lorenzo and Andrea Dovizioso, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Ducati Corse

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Ducati Marlboro Team

Valentino Rossi, Ducati Marlboro Team
9/10

Foto oleh: Ducati Corse

Valentino Rossi, Ducati Marlboro Team

Valentino Rossi, Ducati Marlboro Team
10/10

Foto oleh: Hazrin Yeob Men Shah

Next article
Rea ungkap sedang didekati pabrikan MotoGP

Artikel sebelumnya

Rea ungkap sedang didekati pabrikan MotoGP

Next article

Petik pelajaran berharga dari Prancis, Zarco siap bangkit

Petik pelajaran berharga dari Prancis, Zarco siap bangkit
Muat komentar