Andrea Dovizioso Merasa Sensasi Aneh Setelah Naik M1 Spek-A

Andrea Dovizioso merasa aneh ketika mengendarai motor Yamaha untuk pertama kalinya dalam latihan bebas di MotoGP San Marino, Jumat (17/9/2021).

Andrea Dovizioso Merasa Sensasi Aneh Setelah Naik M1 Spek-A

Pembalap anyar Petronas SRT akhirnya kembali ke kancah MotoGP setelah hiatus beberapa bulan. Dovizioso menggantikan Franco Morbidelli yang pindah ke Yamaha Factory Racing.

Pembalap Italia yang dikontrak hingga musim 2023 tersebut menghadapi tantangan pertamanya. Ia mencoba YZR-M1 spek-A.

Wajar jika Dovizioso mendapat sensasi aneh dan menunjukkan performa kurang memuaskan. Pasalnya, pria 35 tahun tersebut menunggangi Ducati selama delapan tahun, lalu menguji Aprilia beberapa bulan lalu.

Ia mengakhiri latihan Jumat di posisi terakhir waktu kombinasi dengan selisih 2,545 detik dari Maverick Vinales, penguasa sesi itu.

“Rasanya sangat, sangat aneh. Maksud saya, motor ini sangat berbeda. Saya masih tidak merasa nyaman, tapi perubahan sangat besar, lebih pada posisi dan ukuran motor, daripada bagaimana motor bekerja karena pagi ini saya tidak terlalu jauh,” ujarnya.

“Saya tidak mengebut, tapi feeling sangat bagus di beberapa area. Tentang posisi, kami bekerja. Beberapa hal dapat kami lakukan, yang lain belum sekarang. Itu sangat aneh, tapi dengan cara bagus.”

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Pilot yang sempat bersitegang dengan bos Ducati, Luigi Dall’Igna, itu sebenarnya tidak sepenuhnya asing dengan motor Yamaha. Pasalnya, ia pernah memperkuat tim satelit Tech3 pada 2012.

Meski begitu, pastinya ada perbedaan dengan motor yang dikendarainya di masa lampau dan M1 spek-A. Tapi, ia juga menemukan persamaan.

 “Sungguh menyenangkan merasakan hal berbeda, perbedaan yang besar. Saya harus mendorong sedikit lagi untuk mengerti beberapa hal, tapi itu sangat menyenangkan,” tuturnya.

“Masih terlalu dini bicara tentang sesuatu secara detail, saya harus kencang. Tapi, masih ada banyak hal yang mirip, ini yang saya harapkan.

“Mentalitas orang Jepang seperti itu dan saya tidak kaget. Saya kira motor ini lebih besar dan panjang di kejuaraan. Ini bukan tentang membandingkan dengan Ducati atau Aprilia.”

Franco Morbidelli, Yamaha Factory Racing

Franco Morbidelli, Yamaha Factory Racing

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Baca Juga:

Morbidelli Datar

Franco Morbidelli juga mendapat pengalaman sama dengan Dovizioso. Ia akhirnya diberi YZR-M1 versi pabrikan, peninggalan Maverick Vinales.

Pembalap Italia tersebut mengakui belum bisa membandingkan motornya. Saat ini, ia masih beradaptasi lagi setelah absen panjang akibat mengalami cedera lutut kiri.

“Saya ingin mengatakan sesuatu tentang perbandingan antara dua motor, tapi jujur, saya tak merasakan apa pun hari ini. Saya melompat ke atas motor dan setelah beberapa waktu, rasanya itu seperti pesawat ulang-alik,” ia menjelaskan.

“Jadi saya belum bisa memberikan umpan balik tentang perbedaan antara dua motor. Pastinya, ini akan jadi hari yang akan saya kenang selamanya.

“Sungguh indah punya lingkungan seperti ini dan menggembirakan bisa melakoni FP1, FP2 di Misano dengan warna ini.

“Hari ini berjalan baik, saya mengalami kesulitan dengan lutut, pagi ini, daripada sore hari. Saya mencoba menemukan cara untuk meletakkan kaki di pijakan dengan mudah sepanjang hari.

“Semakin banyak lap yang saya lakukan, semakin banyak solusi yang saya coba. Semakin banyak solusi yang saya temukan untuk masalah ini.”

dibagikan
komentar

Video terkait

Resmi: SRT Ganti Nama Jadi RNF MotoGP Racing
Artikel sebelumnya

Resmi: SRT Ganti Nama Jadi RNF MotoGP Racing

Artikel berikutnya

Stabil di Segala Kondisi, Pecco Bagnaia Lihat Peluang di Trek Basah

Stabil di Segala Kondisi, Pecco Bagnaia Lihat Peluang di Trek Basah
Muat komentar