Dovizioso yakin perubahan rekan setim akan positif

dibagikan
komentar
Dovizioso yakin perubahan rekan setim akan positif
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
13 Des 2016 07.55

Andrea Dovizioso menantikan kehadiran rekan setim anyar, Jorge Lorenzo, di Ducati pada 2017. Pembalap Italia itu bahkan mengaku tak akan merindukan sosok Andrea Iannone yang hijrah ke Suzuki.

Andrea Iannone, Ducati Team
Andrea Iannone, Ducati Team
Andrea Dovizioso, Ducati Team
Andrea Dovizioso, Ducati Team
Andrea Dovizioso, Ducati Team
Andrea Dovizioso
Andrea Dovizioso, Ducati Team, Andrea Iannone, Ducati Team
Race winner Andrea Iannone, Ducati Team, second place Andrea Dovizioso, Ducati Team
Podium: second place Andrea Dovizioso, Ducati Team, race winner Andrea Iannone, Ducati Team, third p

Kedatangan Lorenzo ke Ducati musim depan, sekaligus menandai era baru bagi pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale tersebut. Tak ada lagi duet sesama pembalap Italia, karena posisi Iannone telah digantikan oleh tiga kali juara dunia MotoGP.

Perubahan rekan setim ini disambut baik Dovizioso – yang sebelumnya mengkritik Iannone hanya memikirkan tentang dirinya sendiri – dan ia meyakini akan positif bagi semua orang di Ducati.

“Sejak pertengahan musim, saya merasakan sesuatu yang tepat, di mana membuat saya dapat menutup musim dengan cara positif, ketika ada hal yang tidak berjalan baik,” tutur Dovizioso kepada La Gazzetta dello Sport.

“Lalu, perubahan rekan setim akan positif bagi semua orang. Kami mengakhiri musim dekat dengan yang terbaik dan ini seharusnya memacu kami untuk memikirkan hal besar.”

Ditanya apakah ia akan merindukan input Iannone di Ducati, Dovizioso pun menjawab: “Tidak. Di satu sisi, dia menjadi stimulus untuk saya, karena dia pembalap yang sangat cepat dan saya menyukai dia sebagai rekan setim.

“Tapi sikap Andrea... bagi saya, rasa hormat kepada orang itu penting. Dan rombongannya, terutama dia, tidak memilikinya.”

Dovizioso juga disinggung tentang peluang Lorenzo meraih kemenangan dalam debutnya bersama Ducati di seri pembuka Qatar.

Jika Direktur Olahraga, Paolo Ciabatti merasa optimistis, maka lain halnya dengan Dovizioso. Ia tak percaya kemenangan di Losail akan penting bagi tim.

“Saya finis kedua (di Qatar) dalam dua tahun terakhir. Meraih kemenangan di sana tidak pentingm karena kami ingin bertarung untuk kejuaraan,” tukas Dovizioso.

“Masih ada langkah kecil (yang harus diambil). Tapi pekerjaan tahun lalu telah berjalan baik, jika kami melanjutkan seperti ini...”

Artikel MotoGP berikutnya
MotoGP Austria terpilih sebagai event terbaik 2016

Artikel sebelumnya

MotoGP Austria terpilih sebagai event terbaik 2016

Next article

Lorenzo pertanyakan pelarangan winglet

Lorenzo pertanyakan pelarangan winglet
Muat komentar