Ducati Isyaratkan Masa Depan Miller Aman

Jack Miller kemungkinan besar bakal dapat perpanjangan kontrak dari Ducati setelah memenangi MotoGP Spanyol. Ini tersirat dari pernyataan Paolo Ciabatti, direktur olahraga brand Italia tersebut.

Ducati Isyaratkan Masa Depan Miller Aman

Pembalap tim pabrikan Ducati, Jack Miller, berhasil mencatatkan kemenangan MotoGP pertamanya dalam balapan kering (dry race) di Jerez, Minggu (2/5/2021) lalu. Itu pun jadi yang perdana bersama Ducati.

Total, Miller telah merengkuh dua kemenangan selama berkarier di kelas premier. Podium utama di Sirkuit Jerez mengikuti keberhasilannya dalam balapan basah GP Belanda pada 2016, ketika membela Honda.

Pria Australia tersebut sudah menjadi pembalap kontrak Ducati saat menerima promosi ke skuad utama musim ini setelah menghabiskan tiga tahun bersama tim satelit mereka, Pramac Racing.

Namun, kesepakatan saat ini hanya menjamin posisinya hingga 2021. Ducati memiliki opsi untuk mencari pembalap baru untuk 2022. Paolo Ciabatti ragu-ragu ketika ditanya soal perpanjangan kontrak Miller.

Baca Juga:

Tetapi direktur olahraga Ducati itu menegaskan bahwa posisi sang pembalap aman di dalam tim. Kemenangan MotoGP Spanyol tampaknya telah mengembalikan optimisme mereka terhadap Miller.

"Dia merupakan pembalap yang kami inginkan tetap bersama Ducati. Pada Minggu (lalu) dia bisa membuktikan bila dirinya adalah seorang pemenang dan kami mau sosok yang mampu menang," ujar Ciabatti kepada GPOne.com.

Menjelang putaran pertama MotoGP 2021 di Qatar, akhir Maret lalu, Ciabatti mengatakan bahwa dirinya percaya tidak ada kekurangan pada susunan skuad Ducati dengan kehadiran Miller dan Francesco "Pecco" Bagnaia.

Tetapi keraguan pun muncul setelah salah satu pembalap pabrikan memiliki awal yang jauh dari memuaskan. Tentu saja rider yang dimaksud bukanlah Pecco, melainkan Miller.

Seperti diketahui, Miller hanya finis kesembilan dalam dua race di Sirkuit Losail. Kemudian, gagal menyelesaikan balapan di Portimao akibat crash yang dialaminya pada lap kelima.

Sementara di sisi lain, Bagnaia berhasil mempersembahkan dua podium dalam tiga balapan awal. Namun Ciabatti tidak meragukan Miller. Dan itu dipertegas dengan kemenangannya di Jerez.

Pembalap Ducati Team, Jack Miller, berpelukan dengan Paolo Ciabatti, direktur olahraga Ducati, usai memenangi MotoGP Spanyol 2021.

Pembalap Ducati Team, Jack Miller, berpelukan dengan Paolo Ciabatti, direktur olahraga Ducati, usai memenangi MotoGP Spanyol 2021.

Foto oleh: Dorna

"Bagi kami, tidak pernah ada keraguan sebab kami pikir dia (Miller) adalah rider yang sangat bertalenta. Selain itu, ia sempat mengalami arm pump di Doha (Qatar)," kata Ciabatti.

"Masalah tersebut turut memengaruhi penampilannya. Di Portimao, dia belum 100 persen setelah operasi (arm pump). Kecelakaan (MotoGP Portugal) itu menempatkannya pada posisi sulit."

Kemenangan di Jerez telah mengangkat posisi Miller dari urutan ke-12 ke peringkat enam dalam klasemen sementara. Ia berjarak 27 poin dari Bagnaia, yang kini menjadi pemuncak. Gap itu masih mungkin dijangkau.

"Kemenangan ini, selaih menjadi buah kerja kerasnya juga telah membawanya keluar dari lubang hitam, yang bisa berdampak negatif untuk Jack (Miller)," Ciabatti menuturkan.

Kini hal terpenting bagi Miller bukan mencemaskan soal masa depannya. Menurut Ciabatti, sang rider lebih baik fokus terus meningkatkan performa. Dengan begitu, Ducati makin yakin untuk menambah kontraknya.

dibagikan
komentar
Miller Gandeng Istri Crutchlow untuk Selamatkan Karier

Artikel sebelumnya

Miller Gandeng Istri Crutchlow untuk Selamatkan Karier

Artikel berikutnya

Mantan Fisioterapis Lorenzo Usulkan Ide Atasi Arm Pump

Mantan Fisioterapis Lorenzo Usulkan Ide Atasi Arm Pump
Muat komentar