Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Ducati Nilai Sulit bagi Iannone Kembali ke MotoGP

Apakah Andrea Iannone akan bertahan di WSBK atau kembali ke MotoGP? Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, melihat kans pembalap Italia comeback ke level premier kecil.

Claudio Domenicalli, Andrea Iannone, Team Go Eleven

Setelah terkena hukuman tak boleh berkecimpung di dunia balap selama empat tahun akibat doping, Andrea Iannone telah berhasil mendapatkan tempat di World Superbike. Usai empat putaran, dia telah mencapai performa yang baik dengan Ducati satelit dari tim GoEleven. Namun, masih belum jelas bagaimana masa depannya di musim 2025.

Bukan rahasia lagi bahwa Iannone ingin kembali ke kelas utama. Dalam wawancara dengan GPOne, Tardozzi melihat peluang terbuka kemungkinan di Pramac.

"Seperti yang kita tahu, Paolo Campinoti (kepala Pramac) adalah pengagum beratnya," ujarnya.

Baca Juga:

Namun, ia juga percaya bahwa segalanya cukup sulit bagi Iannone untuk kembali mengendarai motor berat karena berbagai alasan. Meski tak memungkiri bahwa 'The Maniac' tampil sangat baik di WSBK.

"MotoGP adalah selangkah lebih maju, dan saya tak tahu apakah ia akan mampu mencernanya setelah bertahun-tahun (absen),” Tardozzi menambahkan.

"Selain itu, tipe berkendara telah berubah, begitu juga dengan karakteristik motornya. Mengingat usianya, Andrea harus mencoba untuk tampil baik di WSBK. Ia tentu saja membayangkan MotoGP, tapi saya melihat sulit baginya untuk mencapainya.

“Dia memiliki bakat alami, dan saya ingat sesuatu yang dikatakan Marc Marquez kepada saya beberapa tahun yang lalu: Iannone adalah satu-satunya pembalap yang dia takuti di Moto2".

Andrea Iannone, di MotoGP dengan Gresini Aprilia pada 2019

Andrea Iannone, di MotoGP dengan Gresini Aprilia pada 2019

Namun, apa pun pendapat Tardozzi sendiri, ia memahami posisi pembalap #29 tersebut.

"Dia adalah pembalap dengan bakat dan semangat. Secara pribadi, saya pikir itu tepat baginya untuk mencoba kembali ke MotoGP, karena jika dia yakin dengan kualitasnya, dia harus mencobanya.

“Di saat yang sama, saya juga mengatakan bahwa itu akan sulit, karena saya tahu bagaimana dinamika paddock. Tapi satu hal yang pasti: jika seorang pembalap ingin meraih sesuatu dalam balapan, ia harus percaya dan mencoba. Jadi jika ia yakin kuat, ia harus melakukannya," pungkasnya.

Iannone sendiri mengungkapkan sebelum putaran World Superbike di Misano bahwa ia memiliki beberapa tawaran yang masuk. Namun, tujuan utamanya adalah mengendarai motor pabrikan untuk tim pabrikan.

Mengenai kemungkinan kembali ke MotoGP, pembalap berusia 34 tahun ini mengatakan kepada 'GPOne', "Saya tidak menutup kemungkinan. Siapa pun yang ingin tahu apa prioritas saya, beri tahu mereka. Hal baik adalah saya tahu bahwa ada opsi yang layak dalam hal apa pun, dan saya sudah memiliki prioritas".

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Quartararo Nilai Acosta Pembalap Bertalenta Luar Biasa
Artikel berikutnya Bagnaia Klaim Kedatangan Marquez Tak Ubah Apa pun

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia