Ducati Pastikan Zarco Bela Pramac Racing di MotoGP 2023

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, membenarkan bahwa Johann Zarco bakal terikat dengan Pramac Racing hingga MotoGP 2023.

Ducati Pastikan Zarco Bela Pramac Racing di MotoGP 2023

Pembalap yang sebentar lagi berusia 32 tahun itu tak perlu meresahkan masa depannya. Dalam waktu dekat, ia akan segera menandatangani kontrak baru.

Itu akan jadi musim ketiganya bersama Pramac. Selama ini, Zarco telah mempersembahkan tujuh podium, namun belum pernah menang sama sekali.

Di sela MotoGP Jerman, Ciabatti menjawab pertanyaan tentang ikatan kerja rider Prancis itu.

“Kami akan memperbarui kontrak Johann sehingga dia akan lanjut di Pramac. Seperti yang sudah kami katakan, kami ingin mengambil waktu sedikit lagi. Kami mungkin akan menunggu hingga balapan kedua, Agustus mendatang, untuk melihat situasi,” ujarnya kepada MotoGP.com.

Menjadi juara dunia Moto2 2015-2016 beruntun, berbuah akses ke MotoGP musim berikutnya. Zarco membuka kiprah bersama Tech3-Yamaha selama dua tahun, sebelum direkrut KTM.

Kontrak dua tahun dengan pabrikan Austria hanya diselesaikan tiga perempat musim. Pada 2019, ia memperkuat LCR Honda untuk tiga balapan, kemudian melangkah ke tim satelit Ducati.

Membela Avintia Esponsorama Racing pada 2020, Zarco mencetak masing-masing satu podium dan pole position. Prestasi itu meyakinkan Pramac Racing untuk memboyongnya sekarang.

Kabar ini sedikit menghalau spekulasi tentang calon penunggang Desmosedici musim depan. Miguel Oliveira mengakui kalau ia dikontak Gresini Racing untuk menggantikan Enea Bastianini yang diproyeksikan naik kelas ke skuad pabrikan. Joan Mir juga dikaitkan dengan satu kursi kosong Ducati.

Johann Zarco, Pramac Racing

Johann Zarco, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Yang jelas, tiga pembalap mereka dengan kontrak jangka pendek, seperti Zarco, Jorge Martin dan Bastianini sudah aman. Tinggal mengeplot posisi dua rookie MotoGP 2021.

“Target kami adalah memiliki Enea dan Jorga bersama kami tahun depan. Saya kira kami telah mencapai target itu. Sekarang, memutuskan siapa yang bakal ke tim pabrikan. Kami juga ingin memberi Jorge sedikit kesempatan untuk mendapat motor tanpa masalah fisik dan lain-lain,” Ciabatti melanjutkan.

“Saya dengar Joan Mir berkata seperti itu, dia pembalap hebat tapi kami belum menghubunginya. Saya kira keputusan antara Jorge dan Enea untuk tim pabrikan.

“Tidak ada pembalap lain yang termasuk dalam kemungkinan itu. Apa yang ingin kami lakukan adalah memperbarui Johann Zarco di Pramac.

“Jadi saya pikir ini sedikit menutup pembicaraan tentang pembalap baru potensial yang masuk ke gambar. Saya kira kami punya pembalap kompetitif di Ducati sekarang. Jadi kami harus membuat keputusan tepat di antara mereka.”

Masih ada tanda tanya tersisa, siapa sosok yang akan menggantikan Bastianini di Gresini Racing. Pasalnya, pernyataan Oliveira hanya sepihak. Ducati belum angkat bicara.

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Hasil FP4 MotoGP Jerman: Quartararo Solid, Bagnaia Mengancam
Artikel sebelumnya

Hasil FP4 MotoGP Jerman: Quartararo Solid, Bagnaia Mengancam

Artikel berikutnya

Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman: Bagnaia Pole, Quartararo Kedua

Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman: Bagnaia Pole, Quartararo Kedua