Ducati Segera Resmikan Kontrak Baru dengan Pramac Racing

Ducati akan segera meresmikan kontrak baru dengan Pramac Racing yang berlangsung dari 2022.

Ducati Segera Resmikan Kontrak Baru dengan Pramac Racing

Pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale tersebut menguatkan ikatan tim yang diperkuat Johann Zarco dan Jorge Martin, usai menunjukkan performa cemerlang selama awal musim. Selain itu, mereka bakal kehilangan Avintia.

Padahal, tim tersebut berencana menurunkan enam motor untuk musim 2022, tapi dalam jangka waktu lebih panjang mungkin ada delapan motor Ducati di trek. Ini artinya ada dua slot tim satelit lagi. Mereka sedang melakukan penjajakan untuk skuad Valentino Rossi, VR46 yang mendapat sponsor perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco.

Selain itu, Gresini Racing juga jadi kandidat setelah kontraknya habis dari Aprilia di akhir musim ini.

Kepada La Gazzetta dello Sport, prinsipal Ducati, Luigi Dall’Igna, mengungkapkan, “Kami berbicara kepada setiap orang untuk mengerti apa yang dilakukan. Keputusan selalu dibuat dua orang.

“Ini juga masalah menentukan waktunya dan punya anggaran tepat. Ducati punya kapasitas dengan membuat enam motor resmi.”

Selama MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, mencuat rumor kalau Pramac bernegosiasi dengan Aprilia untuk ganti pemasok motor. Namun, kabar tersebut dipatahkan setelah Dall’Igna mengonfirmasi perjanjian dengan Pramac.

Baca Juga:

“Kami transparan dan semua tim sadar dengan hubungan di orbit Ducati. Pramac selama beberapa tahun terakhir tampil bagus dan telah membantu kami dalam pengembangan motor dan pembalap, itu seharusnya dipertimbangkan,” ujarnya.

“Dengan Paolo Campinoti (pemilik tim), kami mendeskripsikan detailnya, sudah ada perjanjian verbal. Itu akan diumumkan di Mugello.”

Sementara itu, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengungkapkan pandangannya musim 2022, terkait tim satelit kedua.

“Gresini Racing merupakan sebuah realitas di mana mereka melakukan segala sesuatunya secara serius, sedangkan VR46 berangkat dari proyek pemenang di Moto3 dan Moto2 dan tahun ini menjejakkan kaki di MotoGP,” tuturnya.

“Kami sepakat dengan Esponsorama. Kedua tim tersebut realitas solid. Kita lihat bagaimana diskusi ini berevolusi.”

Suasana Ducati sangat ceria karena dua pembalapnya tampil mengesankan di MotoGP Spanyol. Jack Miller dan Francesco Bagnaia menaklukkan dua podium teratas.

"Dalam beberapa tahun terakhir, sirkuit itu menghadiahkan kepuasan untuk kami, tapi tahun lalu, Pecco pada balapan kedua menunjukkan mampu tampil bagus. Mereka tiba di Jerez dengan lebih percaya diri. Di sini, motor tak terlalu berpengaruh, faktanya tenaga sangat mengganggu kami. Jadi satu poin kekuatan kami menjadi tidak ada apa-apanya," kata Dall'Igna.

"Beberapa pekan ini, saya memikirkan Jack. Saya tidak pernah meragukan bakatnya, tapi Jack perlu balapan seperti itu.

"Pecco di sini melakukan hal-hal indah dalam kariernya, meski sedikit tersembunyi. Dalam Moto2, bagi saya, sangat penting tahun-tahun di Mahindra. Dia satu-satunya pembalap yang bisa tangguh dengan motor yang rumit."

Race winner Jack Miller, Ducati Team

Race winner Jack Miller, Ducati Team

Foto oleh: Dorna

dibagikan
komentar
Bos LCR Senang Timnya Kembali ke Jalur yang Benar

Artikel sebelumnya

Bos LCR Senang Timnya Kembali ke Jalur yang Benar

Artikel berikutnya

Miller Gandeng Istri Crutchlow untuk Selamatkan Karier

Miller Gandeng Istri Crutchlow untuk Selamatkan Karier
Muat komentar