Pol Espargaro Butuh Badai demi Cetak Hasil Maksimal

Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, tak masalah jika terjadi hujan badai di Red Bull Ring, usai tak cukup kompetitif dalam kondisi trek kering.

Pol Espargaro Butuh Badai demi Cetak Hasil Maksimal

Espargaro hanya mampu menyelesaikan kualifikasi di posisi ke-15 atau lebih lambat 0,2 detik dari wildcard KTM, Dani Pedrosa, yang tak balapan sejak akhir 2018.

Awalnya, pembalap Spanyol itu senang dengan apa yang dirasakannya saat berada di atas motor pada sesi Jumat. Namun, seiring berjalannya waktu, ia merasa masalah traksi dan daya cengkeram kembali menghantuinya.

Hal tersebut membuat Polyccio kesulitan untuk mencatatkan waktu terbaik serta khawatir dirinya bakal tertinggal jauh dari para rival.

Balapan di Sirkuit Red Bull Ring, pada Minggu (8/8/2021), diprediksi bakal diguyur hujan dan itu membuat beberapa pembalap khawatir.

Akan tetapi, kondisi buruk cuaca justru disambut baik oleh Espargaro. Pasalnya, bakal makin bagus baginya jika ingin menyelamatkan akhir pekannya di MotoGP Styria.

“Jika terjadi hujan badai, maka saya akan turun ke trek, karena kami telah menilat kinerja di kondisi kering tidak cukup kompetitif,” ucapnya.

“Jadi, dalam kondisi basah, mungkin kami bisa melakukan sesuatu yang berbeda agar sedikit lebih baik.

“Semoga, hujan turun deras, orang-orang akan ketakutan dan kami bisa mengambil keuntungan dari situ. Seperti yang saya katakan kami tidak memiliki kecepatan yang bagus, motor kami tidak bekerja dengan baik.

“Itu terlihat seperti solusi putus asa. Tapi kami telah berusaha lebih baik di kualifikasi, Anda bisa melihatnya sendiri motor tidak bekerja sesuai keinginan.

“Ini tak sesuai harapan, itu tidak bagus. Jadi, sangat bagus jika turun hujan dan badai saat balapan nanti."

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dalam beberapa balapan terakhir, Honda berhasil mengatasi masalah yang ada pada RC213V, untuk membuat pembalapnya makin termotivasi.

Pun begitu, Espargaro menyayangkan masalah yang kembali muncul, memaksanya harus bekerja keras demi menemukan set-up yang tepat.

“Kami tidak memiliki traksi. Itu masalah yang sama ketika kami melakoni balapan terakhir sebelum jeda musim panas,” ujarnya.

“Tidak ada daya cengkeram, ketika kami membawa motor untuk memasuki sektor trek lurus, kami membakar ban. Kami tidak bisa melakukan apa-apa.

Baca Juga:

“Saya seorang pembalap yang sering menggunakan rem belakang, dan mengerem di tengah tikungan untuk menyeimbangkan motor. Saya sangat menyukai rem belakang. Dan di sini saya tak bisa menggunakannya, bahkan saya tidak menyentuhnya.

“Itu menghancurkan gaya balap saya, dan saya tidak bisa mengambil manfaat dari cara berkendara yang biasanya membantu saya mencatatkan lap terbaik atau tampil cepat. Saya benar-benar kesulitan.”

dibagikan
komentar

Video terkait

Potensi Hujan Deras, Rider MotoGP Tak Masalah GP Styria Ditunda
Artikel sebelumnya

Potensi Hujan Deras, Rider MotoGP Tak Masalah GP Styria Ditunda

Artikel berikutnya

Setelah Lecuona, Giliran Bos Tech3 Kritisi Pengumuman Fernandez

Setelah Lecuona, Giliran Bos Tech3 Kritisi Pengumuman Fernandez
Muat komentar