Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Aleix Espargaro Curi Poin, Maverick Vinales Tak Sesuai Ekspektasi

Duo Aprilia dihadapkan pada kondisi sulit di Sirkuit Mandalika. Untuk kali pertama, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales menjalani balapan basah MotoGP Indonesia.

Aleix Espargaro, Aprilia Racing

Foto oleh: Aprilia Racing

Cuaca panas serta kondisi trek kering menjadi menu utama para pembalap kelas premier selama sesi latihan bebas hingga kualifikasi akhir pekan lalu. Tetapi situasi kemudian berubah cepat ketika hujan deras mengguyur lintasan.

Jelas ini memusingkan barisan pengisi grid start. Sebab, mereka harus bekerja keras dalam waktu singkat untuk menemukan set-up yang tepat. Jadi permasalahan karena semua rider belum pernah merasakan wet race.

Kendati demikian, Espargaro mampu menghadapi perlombaan dengan baik. Start dari posisi ke-10, Spaniard sempat kewalahan mengatur ritme dan menemukan kecepatan. Dia bahkan juga terjebak di luar 10 besar.

Perlahan namun pasti, Espargaro mulai dapat mengelola race pace. Jelang lap-lap tersisa, pemakai nomor #41 itu bertarung sengit melawan Binder bersaudara untuk perebutan posisi kedelapan. Tapi dia akhirnya finis kesembilan.

“Balapan hari ini adalah balapan yang sangat sulit karena kondisi cuaca dan pada lap pertama, saya berada di urutan ke-20 setelah kontak dengan Alex Marquez,” ucap Espargaro.

“Bertahan di grup itu sulit dan visibilitas juga sangat buruk. Tetapi motor (RS-GP) bekerja dengan baik. Grip tidak buruk dan dari sana saya mulai memperbaiki posisi.

“Dalam tujuh lap terakhir saya menyalip beberapa pembalap, sehingga mampu naik beberapa posisi. Membawa pulang hasil akhir 10 besar lagi pada hari Minggu yang sulit adalah hasil yang bagus.”

Sementara itu, rekan setim Maverick Vinales menduduki finis ke-16. Top Gun bahkan sempat berada pada posisi paling buncit selepas start. Namun, seiring berjalannya lomba, dia akhirnya bisa mengatasi tantangan trek basah.

“Meski hasilnya tentu bukan yang kami inginkan, akhir pekan ini dapat dikatakan positif,” tuturnya.

“Hari ini mungkin adalah hari terpenting bagi saya sejak bergabung dengan Aprilia, karena kami menemukan set-up yang sangat bagus sehingga saya dapat melaju dengan cepat di balapan. Saya merasa nyaman bahkan dalam kondisi trek yang basah.

“Saya senang dengan pekerjaan yang kami lakukan di sini. Kami selangkah lebih dekat ke hasil yang terbaik di setiap serinya. Saya tidak sabar untuk berlaga ke Argentina untuk melanjutkan tren positif ini.”

Putaran ketiga MotoGP 2022 dijadwalkan berlangsung di Termas de Rio Hondo, dalam gelaran Grand Prix Argentina pada 1-3 April, pekan mendatang.

Baca Juga:
Maverick Vinales, Aprilia Racing, saat melaju kencang di lintasan basah Pertamina Mandalika Circuit dalam seri MotoGP Indonesia, Minggu (20/3/2022) akhir pekan lalu

Maverick Vinales, Aprilia Racing, saat melaju kencang di lintasan basah Pertamina Mandalika Circuit dalam seri MotoGP Indonesia, Minggu (20/3/2022) akhir pekan lalu

Foto oleh: Aprilia Racing

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Membedah Dapur Tim Medis di MotoGP Indonesia
Artikel berikutnya MotoGP Indonesia Ibarat Lomba Bertahan Hidup bagi Pol Espargaro

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia