FIM konfirmasi perubahan poin penalti MotoGP

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) telah mengonfirmasi perubahan sistem poin penalti jelang bergulirnya MotoGP musim 2016

Sistem poin penalti yang lama mengundang kritikan menyusul kontroversi atas penalti yang dijatuhkan kepada Valentino Rossi pada seri pamungkas Valencia 2015.

Pembalap Yamaha itu dikenai tiga poin penalti atas insiden dengan Marc Marquez di Grand Prix Malaysia. Ini berarti, Rossi telah mengantongi empat poin dan harus start dari posisi paling belakang di Valencia.

Rossi finis keempat dan sekaligus kehilangan gelar juara yang direbut rekan setim Jorge Lorenzo.

Namun, untuk tahun ini sistem poin penalti telah diubah. Para pembalap hanya akan dikenai penalti setelah mereka mencapai 10 poin penalti.

Begitu seorang pembalap mencapai jumlah itu, ia akan secara otomatis dikenai larangan balapan.

“Penalti interim yang sebelumnya dipicu setelah mengumumpulkan empat atau tujuh poin tidak lagi berlaku,” demikian pernyataan FIM.

“Poin Penalti akan terus masuk dalam daftar pembalap selama 365 hari. Akan tetapi, ketika seorang pembalap telah mengumpukan 10 poin atau lebih, dia akan didiskualifikasi. Dan 10 poin miliknya juga akan dihapus dari catatannya.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Tipe artikel Breaking news