Gelar Konstruktor MotoGP, Buah Kerja Keras Ducati

Ducati mengklaim gelar juara dunia konstruktor MotoGP 2020 di Portimao berkat andil Jack Miller. Pabrikan Italia itu mengulang sukses 13 tahun lalu.

Gelar Konstruktor MotoGP, Buah Kerja Keras Ducati

Ducati harus bersaing dengan Suzuki demi memperebutkan titel konstruktor musim ini. Kedua pabrikan memiliki poin sama, 201, setelah MotoGP Valencia.

Artinya, balapan penutup musim, MotoGP Portugal, di Sirkuit Algarve, Portimao menjadi penentu. Dan Ducati memulainya dengan sejumlah keuntungan.

Mereka menurunkan enam motor, sementara Suzuki hanya dua. Pada akhir balapan, tiga Desmosedici milik Ducati finis di depan rival utamanya tersebut.

Bahkan, Jack Miller (Pramac Racing Ducati) sukses naik podium usai mengakhiri balapan di urutan kedua. Itu sudah cukup bagi Ducati mengunci titel.

Baca Juga:

Pasalnya, pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, hanya mampu finis ke-15 sedangkan sang juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, tidak menyelesaikan race.

Ducati menutup musim dengan dua kemenangan dan delapan podium. Andrea Dovizioso jadi wakil terbaik. Ia meraih posisi keempat klasemen akhir pembalap.

Tentu gelar juara dunia konstruktor MotoGP 2020 tetap membanggakan bagi Ducati mengingat perjalanan mereka tahun ini disertai berbagai masalah.

Problem terbesar mereka adalah kesulitan beradaptasi dengan ban belakang baru yang diproduksi Michelin, khususnya bagi tim pabrikan.

Pembalap Pramac Racing Ducati, Jack Miller, merayakan keberhasilannya meraih podium kedua MotoGP Portugal 2020.

Pembalap Pramac Racing Ducati, Jack Miller, merayakan keberhasilannya meraih podium kedua MotoGP Portugal 2020.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Titel konstruktor sangat penting untuk Ducati. Ini membuktikan validitas inovasi teknologi yang kami kembangkan bertahun-tahun lewat Desmosedici," ujar Managing Director Ducati Corse Gigi Dall'Igna seperti dikutip Motorsport.com.

"Tahun ini menjadi musim yang sulit, terutama dengan ban belakang baru dan terbatasnya waktu untuk melakukan tes (akibat pandemi Covid-19)."

"Meski begitu, Desmosedici mampu kompetitif hampir di semua sirkuit. Jadi kami puas dengan hasil yang diraih pada 2020," ia menambahkan.

Bagi Ducati, ini merupakan gelar juara dunia konstruktor kedua mereka setelah meraihnya untuk kali pertama pada 2007 silam.

Managing Director Ducati Corse, Luigi Dall'Igna (tengah) bersama lima pembalapnya yang sukses meraih podium musim ini: Johann Zarco (Avintia Racing), Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci (Ducati Team), Jack Miller dan Francesco Bagnaia (Pramac Racing).

Managing Director Ducati Corse, Luigi Dall'Igna (tengah) bersama lima pembalapnya yang sukses meraih podium musim ini: Johann Zarco (Avintia Racing), Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci (Ducati Team), Jack Miller dan Francesco Bagnaia (Pramac Racing).

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Ketika itu, bukan hanya titel konstruktor, brand asal Borgo Panigale tersebut juga sukses meraih gelar juara dunia pembalap lewat Casey Stoner.

Selanjutnya, Ducati akan bersiap menghadapi MotoGP 2021 dengan komposisi baru. Miller dan Francesco Bagnaia akan promosi ke tim pabrikan.

Mereka menggantikan posisi Dovizioso, yang memutuskan untuk hiatus, dan Danilo Petrucci yang hijrah ke Red Bull KTM Tech3.

"Terima kasih kepada Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Jack Miller, Pecco Bagnaia dan Johann Zarco yang membantu kami meraih gelar konstruktor kedua di MotoGP," ujar CEO Ducati Claudio Domencalli.

"Terima kasih juga untuk seluruh staf Ducati Corse karena telah memperlihatkan dedikasi dan determinasi luar biasa untuk meraih pencapaian ini."

dibagikan
komentar
Quartararo Incar Juara Dunia MotoGP 2021

Artikel sebelumnya

Quartararo Incar Juara Dunia MotoGP 2021

Artikel berikutnya

Miller Bungkam Kritikan Selama Perkuat Pramac Racing

Miller Bungkam Kritikan Selama Perkuat Pramac Racing
Muat komentar