Gresini-Ducati Sudah Bahas Proyek MotoGP Sejak Akhir 2020

Kolaborasi antara Gresini Racing dan Ducati Corse tidak terjadi dalam waktu semalam. Pembicaraan secara intens bahkan telah dilakukan kedua belah pihak sebelum dimulainya MotoGP 2021.

Gresini-Ducati Sudah Bahas Proyek MotoGP Sejak Akhir 2020

Akhir musim lalu, tepatnya 14 Desember 2020, Gresini resmi mengumumkan proyek MotoGP sebagai tim independen, yang akan dimulai pada 2022. Tim yang dibentuk oleh mendiang Fausto Gresini itu bakal kembali ke posisi aslinya, serta hanya bakal mengandalkan dukungannya sendiri.

Berpisah dari Aprilia, Gresini pun bergegas mencari pabrikan baru, dalam upaya mewujudkan impian dan cita-cita Fausto perihal proyek MotoGP. Setelah memikirkan dengan matang, skuad balap Italia itu akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Ducati.

Kontrak berdurasi dua tahun, mencakup musim 2022-2023, sudah ditandatangani Gresini serta Ducati. Sedangkan line-up pembalap, keduanya sepakat menunjuk duet Italiano muda, Enea Bastianini yang dipasangkan dengan Fabio Di Giannantonio.

Baca Juga:

“Untuk melanjutkan misi Fausto, juga masih merupakan misi kami dan untuk melakukannya dengan cara terbaik, kembali ke MotoGP sebagai tim independen adalah langkah wajib,” tutur Nadia Padovani, istri Fausto yang kini menjabat sebagai Pemilik Tim dan Team Principal, melansir situs resmi Gresini.

“Bulan-bulan terakhir benar-benar intens, sarat dengan pekerjaan dan emosi serta bersama-sama dengan tim memfokuskan upaya kami untuk menciptakan proyek MotoGP sebaik mungkin.

“Ducati Corse dan Fausto sudah dalam pembicaraan pada akhir musim lalu. Menurut saya, memilih pabrikan Borgo Panigale adalah keputusan yang tepat, meski saya tidak melupakan kemitraan penting dengan Aprilia dalam beberapa tahun terakhir ini.”

Akan mengarungi petualangan bersama Ducati mulai tahun depan, Gresini bakal turun turun dengan mengusung bendera Flex-Box Gresini MotoGP Team. Pun demikian, belum diketahui spesifikasi Desmosedici GP untuk Bastianini dan Di Giannantonio.

Terkait susunan pembalap, Padovani menyebut bahwa Bastianini serta Di Giannantonio memiliki talenta dan kecepatan. Juga faktor keduanya ditemukan oleh mendiang Fausto.

“Mereka masih sangat muda, dan fakta bahwa memang Fausto yang 'menemukan' mereka dan membawa mereka ke panggung dunia membuat saya berpikir, bahwa itu adalah line-up rider yang akan dia setujui dengan sepenuhnya,” tuturnya.

Enea Bastianini, Fabio Di Giannantonio, Gresini MotoGP

Enea Bastianini, Fabio Di Giannantonio, Gresini MotoGP

Foto oleh: Gresini Racing

dibagikan
komentar
Ciabatti: Quartarararo Sangat Kompetitif dan Paling Tangguh

Artikel sebelumnya

Ciabatti: Quartarararo Sangat Kompetitif dan Paling Tangguh

Artikel berikutnya

Jika Kondisi Lengan Memungkinkan, Marquez Ingin Tingkatkan Porsi Latihan

Jika Kondisi Lengan Memungkinkan, Marquez Ingin Tingkatkan Porsi Latihan
Muat komentar