Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Reactions
MotoGP Portimao March Testing

Honda Banyak PR, Mir Tak Muluk di MotoGP Portugal

Joan Mir mengubah arah kerja pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2023 di Portimao. Ia berharap dapat mengikis jurang antara Honda dengan Ducati dan Aprilia, yang paling menonjol di sesi itu.

Joan Mir, Repsol Honda Team

Pembalap yang baru pindah dari Suzuki menyaksikan sendiri bagaimana jatuh bangun Honda memulihkan versi terbaik RC213V dan Marc Marquez, sang ujung tombak. Pabrikan sayap tunggal itu juga ingin membuat motor yang ramah untuk pembalap lainnya.

Sebagai pendatang baru dalam garasi tersebut, Mir terus beradaptasi selama musim dingin. Apalagi RC213V dikenal sulit dikendalikan dalam tiga tahun terakhir.

Juara dunia MotoGP 2020 itu berusaha keras mengambil langkah maju pada tes pramusim Minggu, di mana finis P13 atau terpaut 0,8 detik dari Francesco Bagnaia, pemuncak tabel waktu uji coba kedua.

Gap itu menyadarkan kalau perjuangannya bersama Honda masih sangat jauh.

"Kenyataannya kami masih jauh. Sensasi dengan motornya meningkat setiap hari, tetapi belum ada revolusi dan kami masih jauh. Pada saat yang sama, saya pikir ini adalah cara untuk meningkatkan diri, dengan naik ke posisi kesepuluh," ujarnya.

Baca Juga:

Dalam kesempatan terakhir untuk dapat berkendara tanpa tekanan, Mir menetapkan tujuan mendapatkan momentum dengan memulihkan sasis yang awalnya disingkirkan. Dengan itu, ia akhirnya menemukan formula untuk melaju lebih cepat.

"Kami kembali ke sasis yang lain. Sangat sulit untuk memutuskan mana yang akan kami gunakan. Kami mengambil jalur yang berbeda, dengan sasis yang berbeda dari kemarin, dan catatan waktunya lebih baik,” ia menambahkan. “Tapi, saya masih belum mendapatkan sensasi yang saya cari.

"Saya mencatatkan waktu terbaik saya di sirkuit ini, tapi baik Ducati maupun Aprilia sangat cepat. Itu berarti bahwa waktu yang biasanya memberi Anda rekor sirkuit sekarang membuat Anda keluar dari sepuluh besar.”

Pembalap nomor 36 itu tak muluk menatap balapan pertama. Pasalnya, tim masih punya banyak pekerjaan rumah.

"Ketika Anda memiliki begitu banyak hal yang harus dilakukan, sulit untuk berpikir untuk melakukan Grand Prix yang fantastis. Saya menurunkan catatan waktu saya dari kemarin ke hari ini sebanyak satu detik, tetapi saya berkeringat memikirkan untuk memangkas kekurangannya. Pramusim ini sangat singkat, yang lain memiliki sedikit keuntungan," Mir menandaskan.

Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Marc Márquez, Repsol Honda Team, Joan Mir, Repsol Honda Team
Marc Márquez, Repsol Honda Team, Joan Mir, Repsol Honda Team
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, caída del equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Moto dañada de Joan Mir, Equipo Repsol Honda tras la caída
Caída de Joan Mir, Equipo Repsol Honda
Joan Mir, Equipo Repsol Honda
24

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Dominan di Tes Pramusim MotoGP, Bagnaia Tak Besar Kepala
Artikel berikutnya Marquez: Honda Hanya Bisa Bertarung untuk P5 sampai P10

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia