Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Honda Bersiap Perpanjang Kontrak Joan Mir Dua Musim

Sambil menunggu pengumuman resmi, tim pabrikan Honda, HRC, telah mencapai kesepakatan untuk mempertahankan Joan Mir hingga akhir MotoGP 2026.

Joan Mir, Repsol Honda Team

Joan Mir, Repsol Honda

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Seperti yang telah diketahui Motorsport.com, juara dunia Moto3 (2017) dan MotoGP (2020) ini akan terus berlaga di kelas utama selama dua musim lagi.

Sejak kedatangannya di tim pabrikan yang berbasis di Tokyo itu, Mir telah membalap sebanyak 22 kali, 15 di antaranya pada tahun lalu, tanpa meraih podium atau posisi terdepan. Finis ke-5 di MotoGP India 2023 sebagai hasil terbaiknya dalam balutan seragam HRC.

Terlepas dari kenyataan bahwa dia dan pembalap lain dari merek sayap tunggal lainnya tidak mampu membuat RC213V tampil baik dalam beberapa tahun terakhir, Honda telah menghargai kemajuan pembalap asal Mallorca itu. Petunjuknya dalam pengembangan motor membuatnya menjadi pilihan utama mereka untuk melengkapi, bersama dengan Luca Marini (memiliki kontrak hingga akhir 2025), susunan pembalap untuk musim depan.

Mir saat ini merupakan pembalap Honda dengan peringkat tertinggi di klasemen MotoGP, berada di urutan ke-18 dengan 13 poin, unggul 4 poin dari Johann Zarco (ke-19), 5 poin dari Takaaki Nakagami (ke-20), dan jauh di atas Luca Marini, yang berada di urutan ke-24.

Meskipun ada spekulasi tentang nama-nama lain, kenyataannya Honda selalu melihat Mir sebagai pilihan utama. Motorsport.com memahami bahwa kesepakatan verbal telah dicapai antara kedua belah pihak dan akan segera diumumkan.

Honda mantendrá su actual alineación de pilotos para la temporada 2025 con Joan Mir y Luca Marini

Honda akan mempertahankan susunan pembalapnya saat ini untuk musim 2025 dengan Joan Mir dan Luca Marini.

Foto oleh: Honda

Selamat tinggal pensiun dini

Kesepakatan antara Honda dan Mir merupakan berita bagus di dua sisi. Di satu sisi, karena ini berarti spekulasi pensiun dini bagi sang juara MotoGP 2020 telah benar-benar sirna.

Setelah awal musim yang mengecewakan, dan beberapa tes pribadi di mana arah motornya benar-benar menyimpang dari indikasinya, Mir dengan serius mempertimbangkan untuk hengkang pada akhir musim di usia 27 tahun.

Namun, dalam beberapa tes terakhir Honda telah memperbaiki keadaan dan sekarang tampaknya ada sedikit cahaya di ujung terowongan pengembangan RC213V, yang telah meningkatkan motivasi pembalap #36.

Baca Juga:

Kabar baik lainnya adalah Honda masih menegosiasikan kontrak jangka panjang, yang berarti bahwa spekulasi dan ketakutan akan kemungkinan perpisahan dengan rider Prancis, tidak akan terjadi sebelum 2027.

Pada tahun tersebut, peraturan teknis baru akan mulai berlaku di Kejuaraan Dunia MotoGP, sebuah kesempatan unik bagi pabrikan Jepang, yang saat ini menikmati konsesi pengembangan penuh, untuk mengejar ketertinggalan mereka dari kompetisi Eropa.

Dengan perpanjangan kontrak Mir, Honda telah memastikan kelanjutan tiga pembalapnya untuk musim depan, termasuk Marini dari Italia, dan Zarco dari LCR. Formasi lainnya, ada Francesco Bagnaia dan Marc Marquez dari Ducati; Brad Binder dan Pedro Acosta dari KTM, Maverick Viñales dan Enea Bastianini di Tech3, Fabio Quartararo (Yamaha), dan Jorge Martin (Aprilia).

Mira: 'POR OREJAS' #104: Pol Espargaró, "¿Es Bagnaia mejor que Binder?"

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Fernandez Menolak Kembali ke Moto2 ketika Kehilangan Kursi MotoGP
Artikel berikutnya Pertandingan Tinju Lorenzo dan Pedrosa Akan Digelar Pekan Ini

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia