Honda Pupuk Rivalitas Marquez-Espargaro

Persaingan internal dalam tim MotoGP sah-sah saja selama berlangsung secara sehat. Repsol Honda sedang memupuk rivalitas profesional antara dua pembalapnya, Pol Espargaro dan Marc Marquez.

Honda Pupuk Rivalitas Marquez-Espargaro

Sudah hampir tiga tahun berselang sejak dominasi Honda Racing di kancah balapan elite tersebut. Pabrikan sayap tunggal itu menempatkan dua pembalap dalam dua besar klasemen terakhir kali pada 2017, di mana Marquez jadi juara dunia, sedangkan Dani Pedrosa runner-up.

Dalam mengupayakan misi tersebut, Espargaro yang bersinar bersama KTM pun didatangkan. Memang pembalap 29 tahun itu belum pernah menang di level premier, tapi talentanya sudah terbukti.

Baca Juga:

“Kami harap dia bisa mendatangkan hasil untuk tim. Itu selalu jadi target ketika Anda merekrut pembalap,” ujar manajer Honda Racing, Alberto Puig.

“Dia punya pengalaman bagus dan bukan remaja lagi. Tujuannya melawan semua pembalap, termasuk Marc, yang jadi referensi. Kami harap Pol akan mengenal motor kami secepatnya dan kami harap dia juga mampu mengikuti kompetisi dalam tim.

“Karena ini satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kami bagus sebagai tim. Jika ada kompetisi bagus secara internal, maka seluruh tim berkembang dari itu. Kami berharap banyak darinya. Saya harap dia menyukai tim kami dan motor kami. Kami akan memberinya dukungan terbaik.”

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
1/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
2/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
3/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
4/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
5/9

Foto oleh: Repsol Media

Honda RC213V für die MotoGP-Saison 2021

Honda RC213V für die MotoGP-Saison 2021
6/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pol Espargaro, Repsol Honda Team
7/9

Foto oleh: Repsol Media

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team
8/9

Foto oleh: Repsol Media

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
9/9

Foto oleh: Repsol Media

Presiden HRC, Tetsuhiro Kuwata, juga menggaransi motor yang bisa digeber secara maksimal secara berkesinambungan untuk Espargaro.

“Dia pembalap bertalenta dan punya kecepatan. Tak perlu meragukannya. Kami harus menyiapkan motor bagus untuknya. Kemudian, dia dapat bertarung di kejuaraan dunia bersama Marc,” tuturnya.

“Target kami untuk dua tahun ke depan, memberikan motor bagus dan mendukung Pol sehingga kami dapat memperjuangkan kejuaraan dunia dengan kedua pembalap.”

Honda mengalami musim sulit pada 2020. Untuk pertama kalinya dalam 38 tahun, mereka tak pernah naik podium teratas.

Puig pun membela timnya. “Ekspektasi Honda adalah selalu mencoba melakukan yang terbaik. Ini artinya kami harus mencoba memenangi juara dunia. Itu ada dalam DNA perusahaan dan merek ini selama bertahun-tahun. Itu harus jadi tugas kami dan tujuan kami untuk mencapainya. Kami memahami bahwa lawan kami selalu ingin mencapai hasil seperti kami,” Puig menjelaskan.

"Namun demikian, target kami harus memenangi titel juara dunia. Kami harus meningkatkan motor kami dan kinerja lebih baik setiap hari.”

dibagikan
komentar
Kariernya Pernah Diselamatkan, Bradl Terpukul dengan Kepergian Gresini

Artikel sebelumnya

Kariernya Pernah Diselamatkan, Bradl Terpukul dengan Kepergian Gresini

Artikel berikutnya

Mir Masuk Nominasi Laureus Award

Mir Masuk Nominasi Laureus Award
Muat komentar