Hubungan Lorenzo-Dovizioso memanas, Ducati panggil keduanya

dibagikan
komentar
Hubungan Lorenzo-Dovizioso memanas, Ducati panggil keduanya
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
6 Nov 2018 11.17

Setelah drama yang melibatkan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso di Malaysia, Ducati akan mengadakan pertemuan dengan kedua pembalapnya.

Pertikaian terjadi antara kedua pembalap pabrikan Ducati di Sepang, dipicu oleh komentar Dovizioso perihal Lorenzo yang kembali harus absen dari balapan akibat cedera yang tak kunjung pulih.

Dovizioso menyindir Lorenzo selalu berada dalam kondisi seperti ini, dan entah bagaimana Ducati mengizinkannya. Hal ini memicu amarah Lorenzo, yang membalas pernyataan rekan satu timnya melalui Twitter.

Setelah menuntaskan balapan di posisi keenam, Dovizioso coba meredakan perang antara keduanya. DesmoDovi menganggap Lorenzo terlalu serius menanggapi, sekaligus salah menafsirkan kata-katanya.

Ketika disinggung masalah ini, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengatakan kepada Motorsport.com pihaknya telah merencanakan pertemuan dengan kedua pembalapnya di Milan untuk menjelaskan prioritas tim.

“Itu jelas, kepentingan Ducati lebih penting dibanding masalah pribadi antara kedua pembalap,” tegas Ciabatti.

“Hari Selasa (6/11) kami akan berada di Milan, untuk EICMA (pameran motor), kami akan menghabiskan setengah jam berbicara dengan Jorge dan Andrea. Kami ingin menghindari masalah serupa seperti apa yang terjadi akhir pekan lalu.

“Saya paham kondisi seperti ini bisa terjadi, terkadang para pembalap bisa tertekan sepanjang akhir pekan balapan dalam kondisi hujan. Dengan kondisi sulit, terkadang mereka mengatkan hal yang seharusnya tidak diucapkan.”

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Photo by: Gold and Goose / LAT Images

Ini bukan masalah baru bagi Ciabatti, sebelumnya ia juga harus turun tangan dalam meredakan konflik antara Dovizioso dan rekan satu timnya kala itu, Andrea Iannone, dua musim lalu.

Kala itu, Iannone terjatuh dan menyeret Dovizioso ketika keduanya bertarung untuk posisi kedua pada lap terakhir MotoGP Argentina.

 “Ada waktu di mana Anda perlu mengatakan ‘stop’. Ducati lebih penting dari ego masing-masing pembalap, dan saya pikir mereka (Lorenzo dan Dovizioso) cukup pandai untuk memahami itu.”

Next article
Vinales sulit samai kecepatan Rossi

Artikel sebelumnya

Vinales sulit samai kecepatan Rossi

Next article

Dorna kunjungi calon sirkuit MotoGP Indonesia

Dorna kunjungi calon sirkuit MotoGP Indonesia
Muat komentar