Iannone lawan rasa sakit demi finis di podium

Cedera tulang punggung yang masih mendera Andrea Iannone, rupanya sama sekali tak mempengaruhi sang pembalap. Ia mampu tampil solid dan berhasail merebut podium ketiga, usai mengalahkan Valentino Rossi.

Iannone lawan rasa sakit demi finis di podium
Andrea Iannone, Ducati Team
Andrea Iannone, Ducati Team
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Andrea Iannone, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team
Andrea Iannone, Ducati Team
Andrea Iannone, Ducati Team
Podium: third place Andrea Iannone, Ducati Team
Podium: race winner Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing, second place Marc Marquez, Repsol Honda Te

Start dari posisi ketujuh, Iannone langsung melesat ke posisi kedua di belakang Jorge Lorenzo. Pembalap Italia itu lalu berduel ketat melawan Rossi, dan beberapa kali berganti posisi.

Walaupun Marc Marquez lalu menyalip kedua pembalap, duel Iannone versus Rossi kembali terjadi jelang berakhirnya balapan. Rossi bahkan sempat melebar setelah ia hampir bersenggolan dengan Iannone di sektor terakhir Sirkuit Ricardo Tormo.

“Saya pikir, balapan ini sangat sulit bagi saya, karena saya mengalami banyak rasa sakit selama pertengahan balapan. Ketika saya melihat pit board dan saya melihat tersisa 16 lap, saya berpikir ‘Tidak, ini mustahil’, karena saya kesakitan,” tutur Iannone usai balapan.

“Saya sangat fokus dan mengendarai motor sangat baik. Meskipun performa motor sangat baik, tapi ini balapan yang sangat sulit bagi saya. Saya tidak punya energi untuk mengerem terlalu keras.

“Di tikungan, motor saya tidak memiliki kecepatan yang baik dan Yamaha selalu lebih baik daripada saya.

“Tapi saya pikir, saya mampu bertahan di depan. Saya sedikit bersantai dan mengurangi kecepatan. Ketika Vale menyalip, saya sedikit berakselerasi untuk menyalipnya lagi. Pertarungan yang baik dengan dia,” paparnya.

Musim depan, Iannone akan resmi menyandang status sebagai pembalap Suzuki. Bicara soal balapan terakhir bersama Ducati di Valencia, ia pun menjawab: “Bagi saya, podium ini sangat penting, karena saya baru kembali dalam dua balapan terakhir.

“Saya berjanji kepada Ducati akan mencoba yang terbaik dalam dua balapan terakhir ini.

“Terima kasih Ducati atas semua dukungan selama bertahun-tahun. Saya akan mengingat momen ini hingga seumur hidup,” pungkasnya.

dibagikan
komentar
Rossi-Lorenzo bawa Movistar Yamaha juara dunia tim

Artikel sebelumnya

Rossi-Lorenzo bawa Movistar Yamaha juara dunia tim

Artikel berikutnya

Start buruk gagalkan pertarungan Marquez dengan Lorenzo

Start buruk gagalkan pertarungan Marquez dengan Lorenzo
Muat komentar