Imbas Covid-19, Yamaha dan Suzuki Lima Pekan di Qatar

Enggan ambil risiko di masa pandemi Covid-19, Yamaha serta Suzuki memutuskan tetap tinggal di Qatar hingga double-header selesai. Namun, itu kemungkinan tak berlaku untuk para pembalap.

Imbas Covid-19, Yamaha dan Suzuki Lima Pekan di Qatar

Sejak pekan lalu, rombongan MotoGP telah tiba di Qatar guna menyelesaikan dua sesi tes pramusim MotoGP 2021 sebelum kejuaraan dimulai pada 26-28 Maret mendatang.

Setelah pembatalan Sirkuit Sepang, Malaysia sebagai lokasi pengujian, Dorna Sports memindahkan lokasi tes ke Sirkuit Internasional Losail, Qatar, yang juga jadi tuan rumah race perdana.

Karena situasi pandemi virus corona penyebab Covid-19 belum bisa diatasi, protokol kesehatan masih diterapkan, termasuk oleh penyelenggara MotoGP untuk musim 2021.

Para pembalap dan semua anggota tim diwajibkan mengikuti protokol ketat yang telah disepakati sebelumnya antara pemerinah dengan otoritas MotoGP agar kejuaraan bisa berlangsung aman.

Dalam hal ini, yang dimaksud adalah pramusim di Sirkut Losail dan dua race perdana MotoGP 2021 yang secara beruntun juga dilangsungkan di Qatar hingga awal April.

Baca Juga:

Event pertama, Grand Prix (GP) Qatar, bakal bergulir pada 26-28 Maret. Selang satu pekan, GP Doha dilangsungkan, tepatnya dari tanggal 2 hingga 4 April mendatang.

Berdasarkan protokol yang disepakati, semua anggota paddock dibatasi pergerakannya dengan sedemikian rupa agar penyebaran Covid-19 dapat diminimalkan di lingkungan MotoGP.

Mereka hanya diizinkan meninggalkan hotel jika ada kegiatan atau jadwal di Sirkuit Losail dan akan diantar-jemput dengan bus sewaan yang telah disiapkan Dorna.

Setelah tes pramusim berakhir pada Jumat (12/3/2021), tim dapat izin untuk pulang, namun mereka diharuskan kembali tiba di Qatar sebelum tanggal 26 Maret mendatang.

Untuk itu, seluruh staf tim MotoGP wajib menjalani serangkaian pemeriksaan sebelum bisa masuk wilayah negara Timur Tengah tersebut, termasuk menyertakan bukti hasil tes negatif Covid-19.

Demi efisiensi dan efektivitas, Yamaha serta Suzuki telah memberi tahu semua krunya bahwa mereka tidak akan pulang dan tetap di Qatar hingga GP kedua berakhir, 4 April 2021.

Salah satu anggota kru Tim Suzuki Ecstar saat membantu pembalap Joan Mir naik ke motornya dalam tes pramusim MotoGP 2021 di Qatar.

Salah satu anggota kru Tim Suzuki Ecstar saat membantu pembalap Joan Mir naik ke motornya dalam tes pramusim MotoGP 2021 di Qatar.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dua pabrikan Jepang itu bergabung dengan Honda yang telah lebih dulu memutuskan untuk tetap tinggal di Qatar sampai dua balapan awal MotoGP 2021 selesai dijalani.

Artinya, mereka akan berada di Qatar selama lima minggu. Yang menarik, aturan ini tidak berlaku bagi pembalap Yamaha dan Suzuki. Mereka diizinkan pulang usai tes pramusim.

Pengecualian tersebut cukup mengejutkan karena justru pembalap adalah sosok yang paling dibutuhkan saat race. Jika melakukan banyak perjalanan tentu risiko tertular virus corona lebih tinggi.

Dan sebelum pengujian pramusim dimulai pun sudah terjadi masalah. Salah satu kru Ducati dinyatakan positif setibanya di Bandara Hamad. Begitu pula dengan dua mekanik Luca Marini (Sky VR46 Avintia Racing).

Bahkan, rekan satu timnya, Enea Bastianini harus datang belakangan karena hasil tesnya yang tidak meyakinkan. Untungnya, setelah itu juara dunia Moto2 2020 itu dinyatakan negatif.

dibagikan
komentar
Hasil Tes MotoGP Qatar: Vinales Buktikan Kecepatan Yamaha

Artikel sebelumnya

Hasil Tes MotoGP Qatar: Vinales Buktikan Kecepatan Yamaha

Artikel berikutnya

Inovasi Cakram Rem Berventilasi dari Brembo

Inovasi Cakram Rem Berventilasi dari Brembo
Muat komentar