Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Imbas Penambahan Jumlah Balapan, Tes MotoGP Dipangkas

Dikarenakan kalender balap kejuaraan dunia Grand Prix yang berkembang, jumlah pengujian resmi MotoGP telah dikurangi untuk musim 2023.

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team

Foto oleh: MotoGP

Komisi Grand Prix resmi menguraikan beberapa perubahan penting yang berkaitan dengan uji coba MotoGP, Long Lap Penalty dan bahan bakar masa depan, dalam keputusan yang dirilis pada Kamis (28/4/2022).

Walau tak menyebutkan sirkuit yang menjadi lokasi pengujian pada pembaruan regulasi olahraga, tercantum deskripsi tes satu hari setelah event final musim 2022 di sirkuit yang sama.

Itu dapat diartikan Valencia sebagai tuan rumah untuk uji coba para pembalap kelas premier, mengingat seri pemungkas tahun ini berlangsung di trek Ricardo Tormo pada 6 November.

Valencia adalah venue untuk tes MotoGP hingga 2020, lalu pengujian pindah ke Jerez. Valencia bahkan dicoret dari jadwal musim dingin demi memasukkan Jerez, tepat sebelum dimulainya larangan uji coba pada Desember.

Dengan kembalinya Valencia sebagai lokasi tes akhir musim MotoGP 2022, pengurangan hanya menjadi satu hari. Ini berarti para rookie dan setiap pembalap yang beralih pabrikan jadi terbatas saat menguji motor baru.

Kemudian, antara tes akhir musim dengan tes pramusim terdapat Shakedown Test, yang dikhususkan bagi rookie dan test rider. Jumlah hari pengujian pun masih selama tiga hari.

Meski tidak menyebutkan Sepang, nampaknya sirkuit tuan rumah Grand Prix Malaysia itu akan tetap sebagai venue pengujian resmi MotoGP. Namun, durasinya tiga hari, bukan dua hari seperti tes resmi Sepang tahun ini.

Awal musim 2022, uji coba diadakan di Sepang dan Mandalika. Sirkuit yang terakhir ini masuk jadwal pramusim agar barisan pilot kategori utama bisa lebih mengenal lintasan baru, serta untuk mengumpulkan data.

Rookie Yamaha RNF MotoGP, Darryn Binder, di pit lane Sirkuit Sepang, Malaysia pada Shakedown Test musim 2022

Rookie Yamaha RNF MotoGP, Darryn Binder, di pit lane Sirkuit Sepang, Malaysia pada Shakedown Test musim 2022

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Berikut keputusan Komisi Grand Prix perihal tes resmi MotoGP dan berlaku efektif mulai 2023:

Menyadari dampak dari peningkatan jumlah acara, persetujuan diberikan untuk kesepakatan yang dicapai antara tim dan Michelin untuk mengurangi jumlah hari pengujian resmi yang diizinkan untuk kelas MotoGP.

Program tes yang direvisi adalah:

Satu tes resmi 1 Hari setelah acara final musim 2022, di sirkuit yang sama yang digunakan untuk acara final.

Satu tes “shakedown” 3 Hari sebelum tes resmi pertama setelah periode larangan tes musim dingin. Untuk pembalap penguji pabrikan dan pembalap rookie kelas MotoGP.

Satu tes resmi 3 Hari, setelah periode larangan tes musim dingin dan sebelum acara pertama musim ini.

Satu tes resmi 2 Hari, setelah periode larangan tes musim dingin dan sebelum acara pertama musim ini.

Dua tes resmi 1 Hari pada hari Senin atau Selasa setelah acara GP di sirkuit dan tanggal yang akan disepakati oleh tim dan Dorna/IRTA.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Quartararo Minta Gaji Tinggi, Yamaha Dekati Oliveira
Artikel berikutnya Fabio Quartararo: Kami Memiliki Potensi untuk Menang

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia