Ducati Yakin Jack Miller Bisa Perjuangkan Titel MotoGP 2022

General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Igna masih percaya Jack Miller mampu memperjuangkan gelar juara dunia MotoGP musim depan.

Ducati Yakin Jack Miller Bisa Perjuangkan Titel MotoGP 2022

Miller sempat memunculkan keraguan di jajaran petinggi Ducati karena tidak menunjukkan konsistensi sepanjang musim ini, meski telah meraih lima podium, termasuk dua kemenangan.

Namun, pembalap asal Australia itu masih memiliki kontrak semusim lagi bersama Ducati untuk membuktikan kemampuannya di atas Desmosedici GP.

Terlebih, Dall’Igna memastikan Ducati tetap memberikan dukungan penuh kepada Jack Miller untuk membantunya mendapatkan gelar juara dunia.

Meskipun begitu, banyak yang menduga Miller merasa tertekan sepanjang musim ini karena bertandem dengan Francesco Bagnaia dengan kemampuan yang lebih baik.

“Tidak, saya tidak merasa dia tertekan. Saya kira dia mampu membuat langkah maju yang diperlukan sehingga dia bisa benar-benar memperjuangkan titel,” kata Dall’Igna seperti dilansir Speedweek.

“Dia sangat kuat dalam hal cara balap. Memang benar dia kurang konsistensi sepanjang musim ini, tapi terkadang detail kecil tidak memberikannya kesempatan untuk menunjukkan potensi sesungguhnya.

“Jack juga seorang pemimpin di dalam tim. Dia sangat bagus dalam memotivasi orang-orang yang bekerja dengannya.

“Bagi saya, kepemimpinan membuktikan seorang pembalap dapat mengatur semua orang yang bekerja ke arah yang sama untuk mencapai tujuan.

“Untuk saat ini, kami memiliki pembalap dengan gaya balap yang berbeda, tapi masing-masing memiliki kekuatan dan area lain di mana bisa mereka tingkatkan.”

Baca Juga:

Selain Jack Miller, Ducati juga mempertanyakan konsistensi Johann Zarco sepanjang musim ini yang memperkuat Pramac Racing menggunakan Desmosedici GP21.

Pembalap asal Prancis itu mengumpulkan empat podium kedua pada MotoGP 2021, tapi ia belum bisa mendapatkan kemenangan dan performanya menurun pada pertengahan musim.

“Saya pikir Johann seharusnya sudah memenangi balapan, tapi terkadang situasi tidak mendukung Anda mendapatkan hasil yang sepantasnya,” ujar Dall’Igna soal salah satu andalan tim satelit Ducati tersebut.

“Selama dua tahun bersama Ducati, sejauh ini Johann melakukan pekerjaan dengan sangat baik, terutama pada awal musim ini, di mana dia sangat, sangat kuat.

“Mungkin dia terlalu menekan dirinya. Tidak diragukan juga Johan berada di bawah tekanan ketika kembali dari jeda musim panas.”

Tahun depan, Ducati akan menurunkan delapan motor dan tekanan yang akan dirasakan pembalap tim pabrikan bakal lebih besar. Pasalnya, ada lima pembalap muda yang siap menunjukkan performa terbaiknya.

Delapan pembalap akan menggeber Ducati Desmosedici GP di MotoGP 2022 (ki-ka): Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team, Luca Marini, VR46 Racing Team, Jorge Martin, Pramac Racing, Johann Zarco, Pramac Racing, Francesco Bagnaia, Ducati Team, Jack Miller, Ducati Team, Enea Bastianini, Gresini Racing, Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing.

Delapan pembalap akan menggeber Ducati Desmosedici GP di MotoGP 2022 (ki-ka): Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team, Luca Marini, VR46 Racing Team, Jorge Martin, Pramac Racing, Johann Zarco, Pramac Racing, Francesco Bagnaia, Ducati Team, Jack Miller, Ducati Team, Enea Bastianini, Gresini Racing, Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing.

Foto oleh: Ducati Corse

dibagikan
komentar
ITDC-MGPA Fokus Tingkatkan Fasilitas Pendukung Sirkuit Mandalika
Artikel sebelumnya

ITDC-MGPA Fokus Tingkatkan Fasilitas Pendukung Sirkuit Mandalika

Artikel berikutnya

Hampir 50 Persen Pembalap Grand Prix Jebolan Red Bull Rookies Cup

Hampir 50 Persen Pembalap Grand Prix Jebolan Red Bull Rookies Cup
Muat komentar