Jack Miller: Ducati Kuat di Semua Area

Bagi Jack Miller, MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone menjadi kesempatan bagus untuk mengecek progres Ducati Desmosedici GP21.

Jack Miller: Ducati Kuat di Semua Area

Waktu impresif ditorehkan pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo tersebut dalam dua sesi latihan bebas (Free Practice/FP) seri ke-12 Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 tersebut.

Pada FP1, pembalap asal Australia tersebut menempati P5 dengan gap 0,468 detik dari pembalap tercepat yang juga pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP).

Di FP2, Miller masih di bawah Quartararo yang kembali menjadi pembalap tercepat. Gapnya sedikit bertambah besar menjadi 0,512 detik.

Namun, Miller menjadi salah satu dari tiga pembalap – lainnya Quartararo dan Jorge Martin (Pramac Racing) – yang mampu menembus waktu lap di kisaran 1 menit 59 detik. di FP2 sendiri, Miller berhasil memperbaiki waktu lapnya hingga 1,58 detik lebih cepat daripada FP1.

“Hasil yang sangat baik. Saya langsung merasa nyaman di atas motor. Senang bisa kembali ke Silverstone, salah satu trek old-style dengan banyak tikungan berbeda (8 kiri, 10 kanan). Hasil ini jauh lebih baik daripada saat saya terakhir ke sini pada 2019,” tutur Miller.

Jack Miller, Ducati Team

Jack Miller, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Saya lihat Ducati semakin baik di Silverstone, khususnya di Sektor 1, yang banyak memiliki tikungan berbeda arah. Kemajuan Ducati bisa sangatlah besar. Di Silverstone ini Anda bisa melihat bagaimana motor bekerja dan sejauh mana progres kami.”

Ducati Desmosedici GP21 andalan Miller musim ini tidak menuntut fisik sebesar varian-varian sebelumnya. Pemenang tiga Grand Prix, 13 podium, dan satu pole position dari 110 lomba MotoGP sejak 2015 itu pun menjelaskan kelebihan Ducati Desmosedici GP21.

“Yang paling terlihat dari GP21 (di Silverstone), motor ini lebih mudah untuk mendapatkan waktu lap bagus. Dari sisi fisik, motor ini jauh lebih mudah dikendalikan saat berubah arah (melibas tikungan). Saya tidak perlu lagi mengeluarkan banyak tenaga,” tutur Miller.

“Inilah mengapa saya sudah tidak sabar untuk mencobanya di trek seperti Texas (Circuit of The America/COTA) yang banyak memiliki tikungan kiri-kanan nan cepat.”

Pembalap yang menggunakan Ducati Desmosedici GP sejak 2018 tersebut (sebelumnya bersama Honda di MotoGP 2015-2017) menjelaskan, kemajuan yang terjadi pada motornya ini sangat krusial dalam kaitannya dengan karakter motor.

Baca Juga:

Selain itu, karena kini lebih mudah melibas tikungan, Ducati Desmosedici GP21 juga semakin bagus dari sisi manajemen penggunaan ban (tire wear).

“Pasalnya, kami kini bukan hanya tidak harus selalu sangat miring saat melibas tikungan. Progres ini juga membuat race pace kami lebih baik dan presisi karena motor lebih mudah dikendalikan,” ujar Jack Miller yang musim ini sudah mengantongi dua kemenangan.

“Motor kami sepertinya sudah cukup kuat di semua area, serta semakin nyaman. Yang pasti, Ducati geberan saya kini lebih baik. Saya akan mencoba mempertahankan kondisi tersebut.”

Menjelang lomba MotoGP Inggris, Minggu (29/8/2021), Jack Miller berada di peringkat kelima dengan 105 poin atau tertinggal hingga 76 poin dari Fabio Quartararo di puncak.

Setelah finis ketiga di Catalunya (putaran ketujuh), Jack Miller belum lagi mampu finis podium. Ia berharap sukses Andrea Dovizioso empat tahun lalu bisa diulangnya pada lomba besok.

Sebelum MotoGP Inggris digelar, Ducati memang agak sedikit dianggap underdog karena sejak turun di MotoGP pada 2003, mereka hanya sekali menang di Sirkuit Silverstone lewat Dovizioso pada 2017.

dibagikan
komentar
Kecelakaan Saat FP1, Mata Marc Marquez Kemasukan Pasir

Artikel sebelumnya

Kecelakaan Saat FP1, Mata Marc Marquez Kemasukan Pasir

Artikel berikutnya

Valentino Rossi Temukan Solusi untuk Berada di 10 Besar MotoGP Inggris

Valentino Rossi Temukan Solusi untuk Berada di 10 Besar MotoGP Inggris
Muat komentar