MotoGP
28 Mar
Event selesai
04 Apr
Event selesai
R
MotoGP Portugal
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
12 Mei
Event berikutnya
29 hari
Selengkapnya:

Lin Jarvis: Lorenzo Seharusnya Jadi Test Rider Terbaik

Prinsipal Yamaha Lin Jarvis merasa Jorge Lorenzo seharusnya menjadi test rider terbaik andai saja tidak ada pandemi Covid-19.

Lin Jarvis: Lorenzo Seharusnya Jadi Test Rider Terbaik

Lorenzo kembali ke Yamaha, awal tahun ini, sebagai test rider setelah memutuskan pensiun di akhir 2019. Tetapi, sejauh ini ia baru melakukan empat tes dan hanya menggeber M1 2019.

Pandemi Covid-19, membuat pabrikan Jepang itu tak bebas terbang ke Eropa untuk mengeksekusi program yang direncanakan.

Kondisi ini juga membuat Lorenzo harus berada jauh dari M1. Sejak tes di Sepang, Februari lalu, hingga uji coba di Sirkuit Algarve, Oktober silam, kinerja peraih tiga gelar MotoGP itu menurun. Itu terlihat dalam tes terakhir di Portimao, di mana ia lebih lambat empat detik dari pembalap tercepat.

Kinerja yang kurang efektif membuat Yamaha memutuskan untuk mengganti Lorenzo dengan Cal Crutchlow.

Lin Jarvis menegaskan kurangnya pengujian M1 pada 2020 memberikan dampak besar kepada Yamaha. Itu terbukti dari performa pembalap mereka yang tak konsisten sepanjang tahun ini.

"Saya pikir kami mengalami kesulitan pada tahun ini, kami memiliki motor spek terbaru dengan mesin baru, sasis baru, tapi kami tak melakukan pengujian di luar dari tes resmi dengan test rider," kata Jarvis kepada Motorsport.com.

"Kami memulai musim ini dengan memberikan Jorge kontrak sebagai test rider dan kami memiliki program tes yang bagus. Tapi kami masih menggunakan tim penguji dari Jepang dengan beberapa staf Eropa.

"Kenyataannya, kami hanya menurunkan Jorge selama dua hari dalam tes di Sepang dan Portimao.

"Semua aktivitas yang kami rencanakan pada tahun ini harus dibatalkan dan itu hal negatif bagi kami, serta memberi dampak besar karena kami tidak dapat membenahi masalah.

"Saya merasa Jorge seharusnya menjadi seorang test rider yang akan melakukan tugasnya dengan baik."

Baca Juga:

Lin Jarvis mengatakan Yamaha sangat percaya diri telah membuat keputusan dengan merekrut Crutchlow sebagai test rider pada 2021. Ia yakin masukan dari pria asal Inggris itu, digabungkan dengan informasi dari pembalap resmi akan memperbaiki masalah daya cengkeram M1 2020 yang terjadi sepanjang tahun ini.

"Tahun depan, dengan membawa Cal ke dalam tim adalah sebuah tanda keseriusan kami," tutur Jarvis.

"Kami sangat yakin telah membuat keputusan sangat bagus dengan memilih Cal. Saya percaya dia seorang pekerja keras. Dia benar-benar tak sabar untuk terlibat dalam proyek ini.

"Kami tidak ingin melakukan kesalahan yang sama. Kami akan menjalani program pengujian lebih intens pada tahun depan. Kami yakin dengan perubahan teknis, kami akan mendapat banyak informasi dari tahun ini.

"Para teknisi kami akan mengubah sasis untuk tahun depan dan mereka akan bekerja untuk meningkatkan performa.

"Masukan dari Cal dan data yang akan kami dapatkan di tes pramusim, membuat kami semakin percaya diri bisa membenahi masalah pada tahun depan."

Pada bulan lalu, Lorenzo mengatakan dirinya memiliki opsi untuk bergabung dengan Aprilia sebagai test rider.

Tapi, pabrikan Italia itu masih menaruh kepercayaan kepada Bradley Smit dan Lorenzo Savadori. Keduanya juga harus membuktikan kemampuannya di atas RS-GP saat tes pramusim untuk menentukan siapa yang akan turun di MotoGP 2021.

dibagikan
komentar
Petrucci Ungkit Masalah Ban Michelin

Artikel sebelumnya

Petrucci Ungkit Masalah Ban Michelin

Artikel berikutnya

Masih Dianaktirikan, Morbidelli Tak Diberi M1 Pabrikan untuk MotoGP 2021

Masih Dianaktirikan, Morbidelli Tak Diberi M1 Pabrikan untuk MotoGP 2021
Muat komentar