Jatuh Saat Tes, Martin Kaget dengan Kecepatan Motor MotoGP

Jorge Martin mengalami insiden dalam debutnya mengendarai Ducati Desmosedici GP21 di Qatar. Meski begitu, pembalap Pramac Racing itu tetap antusias.

 Jatuh Saat Tes, Martin Kaget dengan Kecepatan Motor MotoGP

Pembalap Spanyol, Jorge Martin, bersiap menghadapi musim perdananya di MotoGP. Ia adalah satu dari tiga rookie (debutan) dalam kelas premier 2021.

Ia bakal membela Pramac Racing bersama Johann Zarco dengan motor Desmosedici 2020 dan dukungan pabrikan. Momen yang dinanti Martin pun tiba pada Jumat (5/3/2021).

Untuk kali pertama, rider 23 tahun tersebut menggeber prototipe MotoGP dalam sesi tes pramusim resmi 2021 yang digelar di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Pada Shakedown Test itu, Martin jatuh. Untungnya, tak ada cedera atau konsekuensi fisik yang dialaminya. Tetapi, program pengujiannya pun terganggu.

MotoGP menjadwalkan tanggal 5-7 Maret sebagai sesi pertama pengujian, yang dimulai dengan tes untuk para pembalap penguji, rookie dan rider tim konsesi.

"Motornnya bagus. Yang paling mengejutkan saya adalah perubahannya, Anda seperti selalu menggunakan gigi yang sama," ujar Martin soal kesan pertamanya menggeber mesin MotoGP.

"Anda masuk gigi enam dan kekuatan tidak berakhir. Anda bisa menembus kecepatan 339 kilometer per jam, namun tetap bisa mengerem dengan baik," ia menambahkan.

Juara dunia Moto3 2018 dan peringkat lima Moto2 2020 tersebut mengaku tidak ingin berada di bawah tekanan untuk bisa menjadi rookie terbaik pada MotoGP 2021.

Baca Juga:

Pasalnya, dua debutan lainnya, Enea Bastianini (Avintia Esponsorama Racing) serta Luca Marini (Sky VR46 Avintia Team), finis di depannya dalam Moto2 2020.

Pada Shakedown Test di Qatar, dengan kondisi trek kotor akibat pasir gurun, Martin tak dapat menguasai motornya dengan baik dan pada akhirnya mengalami kecelakaan.

"Insiden yang mengecewakan karena terjadi di pengujung program. Saat keluar Turn 3 ada guncangan. Motor menjadi sulit dikendalikan dan saya jatuh," ujar Martin.

"Itu kecelakaan yang agresif karena saya tengah melaju sangat kencang. Motornya rusak, tetapi saya baik-baik saja."

Saya merasa bersalah setelah semua pekerjaan yang dilakukan tim. Namun, bukan masalah karena hal seperti itu normal terjadi," sang rookie menambahkan.

Pengalaman baru lain yang dihadapi debutan adalah ban. Hal tersebut juga dirasakan oleh Martin. Pada tes perdana, ia menjajal dua kompon Michelin yang berbeda.

"Soal ban, saya pikir bekerja dengan baik. Tetapi, saya belum mencobanya secara maksimal. Kami harus menunggu pengujian berikutnya," tutur Martin.

Pembalap kelahiran Madrid 29 Januari 1998 itu masih memiliki lima hari tes sebelum menjalani balapan perdananya di MotoGP. Ia mencoba untuk rileks.

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
1/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
2/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
3/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
4/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
5/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
6/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
7/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
8/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
9/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
10/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
11/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
12/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
13/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
14/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
15/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
16/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
17/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
18/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing
19/19

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Lorenzo Punya Teori Quartararo Bisa Juara MotoGP 2021

Artikel sebelumnya

Lorenzo Punya Teori Quartararo Bisa Juara MotoGP 2021

Artikel berikutnya

Aprilia Ingin Pertahankan Smith sebagai Test Rider

Aprilia Ingin Pertahankan Smith sebagai Test Rider
Muat komentar