Jauh dari Keluarga, Miller Merasa Sendiri

Kemenangan pertama di kelas MotoGP sangat emosional bagi Jack Miller yang menjalani pekerjaan jauh dari keluarganya.

Jauh dari Keluarga, Miller Merasa Sendiri

Sebagai satu-satunya pembalap asal Australia, Miller harus beradaptasi dengan budaya di Eropa. Itu membuatnya seperti hidup sendirian di belahan dunia lain karena tak bisa berbagi cerita tentang negara asalnya.

Untuk itu, usai meraih kemenangan dan melakukan serangkaian wawancara, Jack Miller langsung menghubungi orang tuanya di Negeri Kanguru.

Orang tuanya, Peter dan Sonya, menjadi orang pertama yang ada dalam daftarnya untuk menginformasikan bahwa dirinya berhasil meraih kemenangan di kelas premier.

“Saya yakin mereka masih terjaga. Anda tidak akan bisa tidur ketika melihat putra Anda meraih sesuatu yang spesial,” kata Miller seperti dilansir Speedweek.

“Terakhir kali kami bertemu mereka pada 18 Januari, saat hari ulang tahun saya. Saya meninggalkan Australia tepat pada hari ulang tahun saya.

“Saya akan bertemu lagi dengan mereka pada akhir tahun ini, ketika saya menyelesaikan pekerjaan dan menyelesaikan karantina.”

Baca Juga:

Situasi pandemi Covid-19 membuat Jack Miller sulit untuk berpergian dan harus tetap berada di bubble-nya agar terus dalam kondisi sehat.

Alhasil, pria 26 tahun itu tak bisa bertemu dengan orang tuanya secara bebas di Australia. Balapan kandangnya di Sirkuit Phillip Island, Australia, rencananya akan digelar pada 24 Oktober mendatang.

Namun, masih harus melihat kondisinya terlebih dahulu dan bisa event tersebut kembali dibatalkan jika situasi pandemi Covid-19 di Australia tak alami peningkatan.

“Tentu saja, kami berharap bisa mengunjungi Australia. Tapi kami masih harus menunggu dan melihat apa yang terjadi,” ujarnya.

Jack Miller berasal dari Townsville di Queensland, ia datang ke Eropa bersama orang tuanya pada 2010 di usia 15 tahun.

Peter kembali ke Australia secara permanen setelah beberapa bulan menemani putranya. Ia mengalami kecelakaan serius di rumah, Sonya mengikutinya dan Jack yang saat itu berusia 17 tahun ditinggalkan sendirian di Eropa.

“Pastinya, tidak mudah ketika Anda hidup di belahan dunia lain sendirian. Tapi segalanya lebih mudah sekarang, terima kasih kepada teknologi Facetime dan semacamnya,” ungkapnya.

“Sebagai pembalap tim pabrikan, saya memiliki banyak kewajiban, jadi saya harus ke Eropa pada Januari, bukan Februari.

“Jadi, saya memiliki sedikit waktu berama keluarga. Saya menghabiskan waktu 19 hari untuk karantina. Jadi, musim panas di Australia sangat fantastis, dan saya sangat senang jika kami bisa kembali ke sana.”

Pemenang Jack Miller, Ducati Team

Pemenang Jack Miller, Ducati Team

Foto oleh: Dorna

dibagikan
komentar
Agostini: Mustahil Sarankan Rossi Pensiun

Artikel sebelumnya

Agostini: Mustahil Sarankan Rossi Pensiun

Artikel berikutnya

Rossi dan Marini Kompak Sebut Ibunya Jago soal Teknis

Rossi dan Marini Kompak Sebut Ibunya Jago soal Teknis
Muat komentar