MotoGP 2017

Jika hujan turun, Crutchlow tidak akan balapan

Cal Crutchlow mengatakan tidak akan balapan, jika Red Bull Ring diguyur hujan. Ia menilai, dinding pembatas terlalu dekat dan itu membahayakan para pembalap.

Sesi latihan Moto2 pada Jumat [11/8] sempat diguyur hujan deras pada 10 menit awal. Hal ini menyebabkan rentetan kecelakaan di Tikungan 1 dan 3, yang merupakan titik pengereman terberat di sirkuit.

Dengan dinding pembatas yang berjarak dekat dengan trek, area ini merupakan rawan terjadinya kecelakaan. Dan banyak pembalap mengungkapkan kekhawatirannya untuk membalap dalam kondisi tersebut.

Crutchlow, yang biasanya sangat kompetitif di lintasan basah, mengaku tidak tertarik untuk balapan, jika hujan turun. Pembalap Inggris itu juga mengatakan, sebelumnya telah meminta pembatas lintasan dijauhkan dari sirkuit.

"Saya mengatakan, jika hujan saya tidak [akan] balapan di sana. Saya tidak berminat, karena ada dinding pembatas di mana-mana," tukasnya.

"Seperti yang Anda lihat, semua pembalap jatuh di trek lurus. Lalu kami membelok ke kiri dan terdapat tikungan tajam ke kanan, itu konyol. Saya meminta mereka untuk memundurkan pembatas. Saya tidak berminat untuk membalap saat hujan di sini."

Sedangkan Danilo Petrucci menimpali, Red Bull Ring adalah trek yang paling berbahaya dalam kalender musim ini. Hal yang sama diungkapkan oleh pembalap Tech 3 Yamaha, Jonas Folger.

"Bahkan pada kondisi kering, ban depan sering terkunci, lebih dari normal. Hal itu berasal dari [bekas] ban Formula 1, jadi itu membuatnya semakin licin," terangnya.

"Banyak titik pengereman yang mengarahkan Anda pada tikungan kanan, tapi Anda membelok ke kiri dengan motor, karena ini adalah trek lurus yang berkelok. Dan saat Anda kecelakaan di sana, itu sangat berbahaya," terang Folger.

Laporan tambahan oleh David Gruz

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Austria
Sub-event Latihan, Jumat
Trek Red Bull Ring
Pembalap Cal Crutchlow
Tim Team LCR
Tipe artikel Reactions
Topik MotoGP 2017