Jika masih kompetitif, Rossi terus balapan usai 2018

Valentino Rossi tak akan pensiun dalam waktu dekat. Jika masih kompetitif, The Doctor menegaskan akan terus balapan usai kontraknya berakhir di Yamaha.

Jika masih kompetitif, Rossi terus balapan usai 2018
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Podium: Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Podium: Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Podium: Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Podium: Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Podium: Race winner Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Hal ini diungkapkan Rossi dalam wawancara dengan MotoGP.com. Pembalap berusia 38 tahun itu juga berbicara tentang apa yang dibutuhkan untuk tetap berkendara, dan mengapa ia siap melakukannya.

Berikut petikan wawancara The Doctor:

Setelah podium akhir pekan lalu, Anda bicara bagaimana musim ini luar biasa. Begitu sulit ditebak dan kejuaraan sangat dekat. Menurut Anda, apa yang terjadi tahun ini?

“Saya kira karena berbagai alasan. Pertama, motor. Performa dari motor berbeda sangat sama, dan beberapa motor bagus di satu trek tertentu, tapi bermasalah di trek lainnya. Jadi, situasi banyak berubah pada akhir pekan demi akhir pekan.

“Kami tahu level para pembalap sangat tinggi, dan kami punya banyak pembalap dalam kondisi hebat tahun ini. (Sudah) ada banyak kejutan, dengan pembalap yang tidak diduga di depan, dan yang juga mampu memenangi balapan. Ini penyamarataan yang bagus untuk semuanya, dan saya rasa fans yang mengikutinya akan menganggap luar biasa, tapi bagi kami (itu) sulit!”

Itulah pertanyaan yang akan kami tanyakan! Ketika Anda tiba di setiap akhir pekan, dan tidak tahu apa yang terjadi. Tidak tahu mana pembalap yang akan kuat dan kesulitan. Apakah itu mengubah cara Anda mempersiapkan secara mental untuk akhir pekan?

“Ya, bagi saya, perbedaan lebih besar biasanya sepanjang musim. Setelah tujuh atau delapan balapan, Anda mulai mengerti siapa rival utama. Anda mulai tampil dengan performa terbaik saat balapan, tapi juga mengukur rival.

“Tahun ini, setiap akhir pekan berubah, dan semua pembalap di kejuaraan itu bagus. Itu berarti, Anda harus maksimal dan melakukan yang terbaik.”

Kita sudah punya lima pemenang berbeda dalam delapan seri. Dan selisih poin di klasemen sangat ketat. Menurut Anda, apa yang akan menjadi kunci untuk memenangi gelar tahun ini?

“Situasi ini banyak berubah, dan berubah lagi dari tahun lalu – dari Catalunya musim lalu. Ada sembilan pemenang berbeda. Itu luar biasa. Dan tahun ini lima pemenang berbeda dalam delapan balapan.

“Kuncinya, saya pikir, mencoba menang saat itu mungkin. Ketika motor dan ban bekerja sangat baik. Tapi pada saat yang sama tidak membuat kesalahan di akhir pekan yang sulit.”

Kita harus jujur dengan Anda... kita tahu, bahwa kontrak Anda habis akhir 2018. Rasanya Anda tidak akan pergi kemana-mana. Bagaimana mungkin bisa pensiun saat Anda masih begitu kompetitif? Anda masih seperti protagonis untuk Kejuaraan!

“Well, ketika saya menandatangani kontrak, saya berpikir, ‘Mungkin ini yang terakhir’. Tapi saya tidak yakin. Itu tergantung pada banyak (hal).

“Saya akan memutuskan musim depan, awal musim depan. Tapi jika saya masih kompetitif dan mampu menang, saya ingin terus (balapan).”

Valentino, satu pertanyaan lagi. Setelah 21 tahun di olahraga ini, Anda masih menjadi bintang poster untuk MotoGP. Kita tahu, bahwa itu tidak hanya sekadar passion. Anda mengikuti setiap wawancara. Anda berbicara kepada setiap fans. Semua dengan energi dan antusiasme yang sama. Bagaimana Anda masih mempertahankan sisi olahraga? Kami menebak, akhir pekan seperti Assen membantu?

“Ya, tentu saja. Ketika Anda mencetak hasil bagus, segalanya lebih mudah. Tapi passion untuk mengendarai motor dan berada di olahraga ini pada level teratas itu besar. Dan juga bayarannya (gaji)!

“Terkadang Anda melupakan usaha. Anda lupa perjalanan, berjam-jam di bandara, dan hal lainnya, karena ini adalah passion yang besar.”

dibagikan
komentar
MotoGP Jerman: Barbera ungguli Marquez di FP2

Artikel sebelumnya

MotoGP Jerman: Barbera ungguli Marquez di FP2

Artikel berikutnya

Rossi akui kesulitan di Sachsenring

Rossi akui kesulitan di Sachsenring
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Scherazade Mulia Saraswati