Topik

MotoGP 2017

Jika tidak bisa Aragon, Rossi akan coba Motegi

dibagikan
komentar
Jika tidak bisa Aragon, Rossi akan coba Motegi
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
7 Sep 2017 17.42

Valentino Rossi buka suara perihal kecelakaan saat latihan enduro. The Doctor juga memprediksi, jika tidak bisa Aragon, maka akan mencoba kembali balapan di Motegi.

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Third place Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Dalam wawancara eksklusif kepada MotoGP.com, pembalap Yamaha itu menceritakan awal mula kecelakaan enduro yang dialaminya pekan lalu. Cedera patah tulang tibia dan fibula membuat kaki kanannya terasa meyakitkan.

Tak hanya itu saja. Rossi juga menyayangkan harus absen di Misano. Selain tidak dapat tampil di hadapan pendukung pada balapan kandang, absennya sang pembalap juga semakin menyulitkan peluang dalam perebutan gelar juara.

Bagaimana kecelakaan itu terjadi?

“Saya sedang mengendarai motor enduro bersama teman-teman, melakukan tur keliling perbukitan di belakang Urbino di pedesaan. Itu Ini adalah hal yang saya lakukan sejak berusia 18 tahun, bersama dengan ayah saya, lama sekali.

“Sayangnya, sangat dekat dengan akhir, dalam satu turunan, kecepatan saya sangat rendah. Saya menabrak satu batu, saya kehilangan kemudi, dan agar tidak terjatuh, saya meletakkan kaki di tanah. Tapi itu turunan bukit, sehingga semua berat sepeda membebani kaki, dan...patah.”

Setelah menjalani operasi dan berjalan sukses, bagaimana kondisi Anda, baik secara fisik dan mental?

“Kaki terasa menyakitkan, tapi secara umum saya merasa baik. Kondisi mental jauh lebih buruk, karena sangat disayangkan membuang semua peluang kejuaraan, dan juga [absen] di Misano, di hadapan semua fans pada balapan kandang.

“Ini sangat disayangkan. Saya harus meminta maaf kepada tim karena absen balapan, tapi sayangnya inilah yang terjadi. Sekarang kami harus bekerja untuk kembali sesegera mungkin.”

Banyak yang mengkritik metode latihan pembalap MotoGP [dengan motocross atau enduro]. Bagaimana respons Anda?

“Kami berbicara banyak tentang ini. Bagi kami, adalah pembalap motor, latihan terbaik adalah mengendarai sepeda motor. Sayangnya, terkadang kurang lebih, ketika Anda di atas motor itu berbahaya. 

“Kadang-kadang kami tidak bisa berlatih dengan motor, yang mana itu sangat penting. Sayangnya [lagi], saya dua kali mengalami kecelakaan [saat latihan], yang pertama sebelum Mugello. Kami perlu berlatih dengan cara lain.”

Sekarang, pertanyaan dari semua orang. Kapan Anda kembali balapan?

“Saya belajar dari waktu lain dalam fase ini, dalam bagian belajar ulang, Anda harus hidup dari hari ke hari. Itu sangat bergantung pada [kondisi] kaki, pada rasa sakitnya. Kami sudah bekerja, dan kami mencoba untuk kembali sesegera mungkin.

“Balapan berikutnya setelah Misano adalah Aragon, tapi saya pikir itu akan sangat sulit karena hanya 22 hari setelah cedera, hanya tiga minggu. Kami perlu dua kali lipat, atau setidaknya 40 hari.

“Terakhir kali saya kembali setelah 40 hari. Tapi kali ini cedera patah kaki lebih baik, sedikit menyakitkan, tapi sangat dini untuk mengatakannya. Jika saya tidak mampu di Aragon, saya akan mencoba untuk Motegi.”

Di akhir wawancara, Rossi mengucapkan salam dan berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan para fansnya di seluruh dunia. 

“Ciao dari Valentino! Sangat disayangkan tidak balapan di Misano, tapi saya akan bekerja setiap hari untuk kembali sesegera mungkin. Terima kasih atas semua dukungannya.”

Sekadar informasi singkat, MotoGP seri Aragon akan digelar pada 24 September, sementara Motegi dihelat pada 15 Oktober.

Artikel MotoGP berikutnya
Espargaro desak Aprilia lebih kompetitif

Artikel sebelumnya

Espargaro desak Aprilia lebih kompetitif

Next article

Para rival bicara peluang juara Rossi

Para rival bicara peluang juara Rossi
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Interview