Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP MotoGP Austria

Joan Mir Lihat Persamaan Situasi Vinales dan Messi

Seperti sebuah bom waktu, relasi buruk Maverick Vinales dengan Yamaha meledak tak terkendali. Juara bertahan MotoGP, Joan Mir, melihat kesamaan antara situasi mereka dengan Lionel Messi-Barcelona.

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Pengumuman menghebohkan dirilis pabrikan garpu tala terkait larangan tampil pembalap Spanyol itu di MotoGP Austria, akhir pekan ini. Alasan mereka adalah terdapat keanehan dalam pengoperasian motor di GP Styria, pekan lalu, yang bisa memicu kerusakan mesin YZR-M1.

Fakta ini didapat dari analisis data telemetri. Kalau memaksakan tampil, Yamaha khawatir kalau Vinales atau pilot MotoGP lain bakal cedera.

Menurut laporan Motorsport.com, rider yang akan berpisah dengan Yamaha akhir musim ini, sengaja meledakkan mesinnya di GP Syria.

Tentu saja, perang terbuka antara kedua belah pihak memancing tanda tanya bagi lawan. Pembalap Suzuki, Joan Mir, menilai situasi yang dihadapi Vinales sama dengan saat Messi memutuskan hengkang dari Barcelona.

“Menurut saya, ini seperti apa yang terjadi dengan Messi, di mana tak ada yang tahu sebenarnya,” ujar Mir kepada Motorsport.com.

Baca Juga:

“Jadi lebih baik kalau saya tidak memberi opini tentang sesuatu yang saya tidak tahu persis. Jadi, saya prihatin dengan situasi secara umum, saya prihatin atas apa yang terjadi. Yamaha tidak pantas untuk hal ini pastinya, dan Maverick juga ,” katanya.

Kolega Mir, Alex Rins, menekankan bahwa tidak sepantasnya situasi tersebut dihadapi seorang pembalap. Ia menilai situasi itu sangat aneh.

“Sungguh aneh, saya prihatin untuk Maverick dan Yamaha hingga tiba di titik ini. Saya tidak tahu dengan jelas apa yang terjadi di internal, jadi saya hanya bisa mendukung. Pastinya, itu bukan situasi di mana ingin dialami seorang pembalap,” ujarnya.

“Menurut saya, aneh kalau Maverick bisa mendapatkan situasi ini di Yamaha. Situasi yang mengerikan dijalani seorang pembalap,. Apakah dia melakukan (kesalahan yang dituduhkan) atau tidak, saya tak tahu. Dia menemukan situasi terbatas dengan Yamaha. Saya bertemu dengannya, tapi tidak pernah menanyakan itu. Ini sesuatu yang sensitif.”

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Dengan absennya Vinales, Yamaha Factory Racing memutuskan hanya menurunkan satu rider saja di Red Bull Ring, yakni Maverick Vinales, Tak cukup waktu untuk mencari pembalap paruh waktu dalam beberapa hari.

Sementara Cal Crutchlow, test rider sekaligus cadangan, sudah diikat Petronas Yamaha SRT untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Franco Morbidelli. Pilot Italia tersebut masih harus beristirahat pascaoperasi lutut kiri.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Insiden Mirip, Vinales Bisa Bernasib seperti Kocinski
Artikel berikutnya Red Bull Ring Ubah Tikungan 2 untuk MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia