Joe Roberts Jelaskan Alasan Tolak Aprilia

Joe Roberts akhirnya angkat bicara seputar penolakan terhadap pinangan Aprilia Racing Team Gresini. Ini artinya dia melewatkan peluang naik kelas ke MotoGP lebih cepat.

Joe Roberts Jelaskan Alasan Tolak Aprilia

Beberapa pekan lalu, santer tersiar kabar bahwa pembalap Amerika Serikat itu jadi calon kuat pengganti Andrea Iannone yang sedang diskorsing empat tahun akibat doping.

Ia bahkan sudah bertemu perwakilan Aprilia. Namun, publik dikejutkan dengan konfirmasi bos tim Italia tersebut, Massimo Rivola, awal pekan ini.

Lorenzo Savadori dimasukkan dalam daftar sementara pembalap MotoGP 2021, bersama Aleix Espargaro yang berstatus utama. Kandidat lainnya adalah Bradley Smith. Dua wajah baru itu akan menentukan nasib di tes musim dingin.

Rasa penasaran penggemar Aprilia terjawab. Setelah menuntaskan tes dengan Kalex, Joe Roberts menjelaskan alasannya memilih setia membalap untuk Italtrans Racing di Moto2, ketimbang bergabung dengan pabrikan dari Negeri Piza.

Baca Juga:

Pembalap 23 tahun tersebut ingin menghormati kontrak dengan Italtrans sejak awal musim 2020. Ia kini digadang-gadang sebagai penerus Enea Bastianini, juara dunia Moto2 yang melompat ke MotoGP tahun depan.

“Panggilan Aprilia membuat saya senang. Saya tahu bisa menjadi sangat cepat, tapi saya ingin menang dan saya yakin tim (Italtrans) yang terbaik untuk melakukan itu,” ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.

“Saya senang dengan atmosfernya, semua seperti teman. Saya tidak mau naik ke MotoGP hanya untuk paspor, tapi karena saya memang pantas.”

Musim ini, Roberts mencatatkan prestasi mengesankan. Ia meraih pole position tiga kali dan sekali naik podium. Dorna sangat senang karena selalu mencari satu sosok untuk menarik atensi lebih banyak dari orang-orang Amerika Serikat.

Sebelum mendekati Joe Roberts, Aprilia menebar proposal ke beberapa pembalap tua dan muda. Setelah ditolak Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow yang mengucapkan selamat tinggal pada MotoGP 2021, tim asal Noale mendekati Marco Bezzecchi.

Pembalap 22 tahun tersebut secara mengejutkan mampu meramaikan perburuan gelar juara dunia Moto2 2020 di bagian akhir. Hanya saja, upaya Aprilia dihentikan Sky Racing Team VR46.

Pemilik tim Aprilia, Fausto Gresini, membatalkan ide merekrut Fabio Di Giannantonio. Pembalap itu baru teken kontrak dua tahun, dengan kemungkinan promosi ke MotoGP di tahun kedua.

Joe Roberts, American Racing

Joe Roberts, American Racing

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Keteteran di Portimao, Rins Kaget Dapat Peringkat Ketiga

Artikel sebelumnya

Keteteran di Portimao, Rins Kaget Dapat Peringkat Ketiga

Artikel berikutnya

Menpora Optimistis Indonesia Bisa Gelar MotoGP 2021

Menpora Optimistis Indonesia Bisa Gelar MotoGP 2021
Muat komentar