MotoGP
28 Mar
Event selesai
04 Apr
Event selesai
R
MotoGP Portugal
18 Apr
FP1 dalam
3 hari
12 Mei
Event berikutnya
30 hari
Selengkapnya:

Rea Kecewa Tak Dapat Peluang Tampil Penuh di MotoGP

Jonathan Rea menyayangkan tak ada tawaran bagi dirinya untuk turun semusim penuh di MotoGP. Padahal, ia merasa mampu tampil kompetitif di ajang balap motor tertinggi itu.

Rea Kecewa Tak Dapat Peluang Tampil Penuh di MotoGP

Rea menjadi pembalap paling sukses dalam sejarah Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) dengan total 99 kemenangan dan 185 podium dari 304 balapan yang dilakoninya sejak 2008.

Tahun ini, pria Irlandia Utara sukses meraih gelar juara dunia keenam secara beruntun. Itu menjadikannya sebagai yang tersukses di Superbike.

Kerja keras yang dilakukannya sejauh ini tak membuatnya dengan mudah melangkah ke karier yang lebih tinggi.

MotoGP memang menjadi impian bagi setiap pembalap motor karena itu merupakan level balap roda dua tertinggi. Jonathan Rea juga terus bermimpi bisa turun semusim penuh di kelas premier.

Kesempatan bagi Rea pernah datang pada 2012, yang mana saat itu Honda menunjuknya untuk menggantikan Casey Stoner. Peluang langka itu didapatkan karena ia memperkuat Honda di WSBK sejak 2008-2014.

Pria asal Inggris itu melakoni dua balapan di Misano dan Aragon. Tugas itu diselesaikannya dengan baik karena berhasil finis di posisi kedelapan dan ketujuh.

Namun, kinerjanya tak langsung membuat Honda atau pabrikan lainnya tertarik untuk membawanya membalap semusim penuh di MotoGP.

Bukan tanpa usaha, Jonathan Rea juga terus berusaha untuk menarik minat tim-tim MotoGP agar memercayakan kursi mereka kepada dirinya.

Tetapi, Rea merasa peluang untuk balapan di MotoGP tak akan datang lagi karena usianya 34 tahun pada Februari mendatang.

“Jelas, saya kecewa tak pernah mendapatkan kesempatan, tapi mungkin ini jalan hidup saya,” kata Rea dalam wawancara bersama Moto Journal.

“Meski begitu, saya senang bisa memperkuat Honda, itu memberikan saya kesempatan untuk balapan bersama Repsol.”

Baca Juga:

Tak ada panggilan dari Honda untuk membawanya ke MotoGP, Rea memutuskan untuk bergabung dengan Kawasaki pada 2015.

Sejak saat itu, ia tak berhenti meraih kemenangan dan terus mengoleksi gelar juara dunia. Namun, ia mengatakan lebih senang jika bisa balapan di MotoGP.

“Jika Anda bisa memilih motor untuk balapan di kelas premier, Anda pasti memilih Honda karena itu yang paling ikonik dan pabrikan tersukses. Saya sangat senang bisa mendapatkan kesempatan balapan bersama mereka,” tutur Rea.

“Jujur, saya lebih senang melakukan dua balapan dengan motor itu daripada berlomba satu musim penuh dengan motor yang tidak mungkin tampil kompetitif.”

Mendominasi di WSBK, tak berarti bisa melakukan hal serupa di MotoGP karena kedua kejuaraan tersebut berbeda. Rea pun menyadari hal tersebut, tapi ia lebih senang mengetahuinya sendiri daripada hanya berpendapat.

“Pertanyaan itu selalu terlintas di pikiran saya, apakah saya bisa melakukan yang sama di MotoGP? Tapi inilah kehidupan. Saya peraih enam gelar juara dunia WSBK dan sangat menyukai kehidupan saya sekarang,” ujar Rea.

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
1/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
2/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
3/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
4/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
5/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
6/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
7/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
8/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
9/10

Foto oleh: Repsol Media

Jonathan Rea, Repsol Honda Team

Jonathan Rea, Repsol Honda Team
10/10

Foto oleh: Repsol Media

dibagikan
komentar
Catat Sejarah, Lima Pemenang Baru MotoGP dalam Satu Musim

Artikel sebelumnya

Catat Sejarah, Lima Pemenang Baru MotoGP dalam Satu Musim

Artikel berikutnya

Aprilia Siapkan Senjata Baru Hadapi MotoGP 2021

Aprilia Siapkan Senjata Baru Hadapi MotoGP 2021
Muat komentar