Topik

MotoGP 2017

Lorenzo abaikan team order, Ducati: Itu saran, bukan perintah

dibagikan
komentar
Lorenzo abaikan team order, Ducati: Itu saran, bukan perintah
Derry Munikartono
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
14 Nov 2017 07.37

Ducati tidak mempermasalahkan Jorge Lorenzo yang mengabaikan team order. Mereka beranggapan kedua pembalapnya lebih tahu apa yang terjadi di lintasan.

Jorge Lorenzo, Gigi Dall'Igna, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Gigi Dall'Igna, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Pada awal balapan, Lorenzo dan Andrea Dovizioso masing-masing menempati posisi keempat dan kelima, tidak terlalu jauh dari para pembalap terdepan.

Memasuki pertengahan balapan, Lorenzo mendapat pesan dashboard 'Mapping 8' dengan maksud memberi jalan pada Dovizioso, yang masih berpeluang merebut gelar.

Namun, pembalap Spanyol itu tak kunjung mengindahkan pesan Ducati, bahkan hingga tim terangan meminta Lorenzo bertukar posisi melalui pesan di pit board.

Lorenzo dan Dovizioso sendiri akhirnya gagal finis. Keduanya sama-sama terjatuh pada enam lap terakhir, namun di tikungan yang berbeda.

Menanggapi kejadian tersebut, General Manager Ducati, Gigi Dall'igna, berkomentar: "Itu adalah sebuah saran, bukan perintah.

"Tahun ini kami memiliki beberapa balapan yang bisa Anda menangi jika cepat, dan yang tak bisa dimenangi jika Anda tak dapat mengendalikan ban belakang pada akhir balapan.

"Balapan kemarin adalah [contoh] yang kedua. Jadi, Anda harus berada pada bagian akhir balapan untuk benar-benar dekat dengan pembalap terdepan, dan dengan kondisi ban belakang sebaik mungkin, karena pemakaian belakang merupakan masalahnya.

"Menurut kami, pembalap tercepat harus berada di depan untuk menjaga jarak dengan pembalap terdepan, dengan kemungkinan Dovi untuk memenangi balapan. Dan itu tujuan kami sepanjang balapan.

"Pendapat kami [yang melihat] pada televisi adalah Dovi pembalap tercepat. Jadi, kami ingin dia berada di depan Lorenzo.

"Para pembalap memiliki opini yang berbeda. Lorenzo, saat dia melihat pesan kami di dashboard mencoba untuk sedikit lebih cepat. Dan karena Dovi tidak dapat mengejarnya, dia berpendapat dia pembalap tercepat, dan dia tetap di depan.

"Saya pikir itu merupakan kesalahpahaman kami [yang membuat keputusan dengan] melihat televisi."

Laporan tambahan oleh German Garcia Cassanova

Slider
List

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Andrea Dovizioso, Ducati Team
1/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
2/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
3/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
4/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
5/14

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
6/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
8/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
9/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team, retiring

Andrea Dovizioso, Ducati Team, retiring
11/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
12/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
13/14

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team
14/14

Foto oleh: Ducati Corse

Artikel MotoGP berikutnya