Topik

MotoGP 2017

Jorge Lorenzo - Review musim 2017

dibagikan
komentar
Jorge Lorenzo - Review musim 2017
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
30 Des 2017 01.01

Setelah sembilan musim bersama Yamaha, Jorge Lorenzo mencari tantangan baru bersama pabrikan Italia, Ducati. Bagaimana performa X-Fuera sepanjang 2017?

Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

 

Slider
List

Motor baru, tantangan baru

Motor baru, tantangan baru
1/23

Foto oleh: Ducati Corse

Setelah mengabdi dengan Yamaha sejak debutnya di MotoGP, 2008 silam, Lorenzo mencari tantangan baru bersama Ducati, tim yang mengalami puasa gelar sejak kesuksesan Casey Stoner di 2007.

Dipasangkan dengan Dovizioso

Dipasangkan dengan Dovizioso
2/23

Foto oleh: Ducati Corse

Datang dengan reputasi tiga kali juara dunia di kelas premier, Lorenzo menjadi tumpuan Ducati untuk mengarungi musim 2017. Ia didampingi oleh Andrea Dovizioso, yang menjalani musim kelimanya bersama tim.

Debut yang sulit

Debut yang sulit
3/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dibekali Desmosedici GP17, Lorenzo kesulitan pada debutnya dengan Ducati di Qatar, memulai balapan dari posisi ke-12, ia hanya mampu memperbaiki satu posisi untuk finis P11.

Tersungkur selepas start

Tersungkur selepas start
4/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Memulai balapan dari posisi ke-16, Lorenzo tersungkur selepas start pada MotoGP Argentina.

Perbaiki hasil di Amerika

Perbaiki hasil di Amerika
5/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Setelah akhir pekan yang buruk di Argentina, Lorenzo memperbaiki hasilnya dengan finis di posisi kesembilan pada MotoGP Amerika.

Podium pertama di Spanyol

Podium pertama di Spanyol
6/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Lorenzo membukukan podium pertamanya pada balapan keempat musim ini, MotoGP Jerez. Ia finis ketiga, tepat di belakang duo Repsol Honda yang dominan sepanjang akhir pekan.

Podium: third place Jorge Lorenzo, Ducati Team

Podium: third place Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Tampil baik di Perancis

Tampil baik di Perancis
8/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Meski tidak menjejaki podium, Lorenzo yang memulai balapan dari posisi ke-16 tampil impresif untuk finis P6 di sirkuit Le Mans.

Kesulitan imbangi Dovizioso

Kesulitan imbangi Dovizioso
9/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Sempat memimpin pada awal balapan, Lorenzo tidak mampu mempertahankan kecepatannya, dan finis P8, jauh di belakang Dovizioso yang memenangi balapan.

Sulit pertahankan keunggulan

Sulit pertahankan keunggulan
10/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Lorenzo mulai menunjukkan potensinya bersama Ducati dengan mengendalikan awal balapan di Catalunya. Namun ia tidak dapat menjaga kecepatannya, dan harus puas finis P4.

Bencana di Assen

Bencana di Assen
11/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Mungkin ini bisa jadi akhir pekan paling buruk bagi Lorenzo sepanjang karier MotoGP nya. Tak mampu menunjukkan kecepatan sepanjang akhir pekan, start dari posisi ke-21, dan tertinggal satu putaran dari mantan rekan satu timnya, Valentino Rossi, yang menang di Assen.

Tak berkutik di Jerman

Tak berkutik di Jerman
12/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Memulai balapan dari posisi enam, Lorenzo menyelesaikan balapan di luar sepuluh besar.

Tercecer jauh di klasemen pembalap

Tercecer jauh di klasemen pembalap
13/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Akhir paruh pertama, Lorenzo tercecer jauh di klasemen pembalap. Mengumpulkan 65 poin, ia duduk di posisi sembilan klasemen. Ia pun tertinggal dari Johann Zarco, Jonas Folger, dan Danilo Petrucci.

Terpuruk di Brno

Terpuruk di Brno
14/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Sempat memimpin pada tiga putaran awal, Lorenzo mengalami kekacauan saat melakukan penggantian motor, dan finis di posisi ke-15.

Kehilangan podium di saat akhir

Kehilangan podium di saat akhir
15/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Memulai balapan dari baris depan dan sempat memimpin 11 putaran awal, Lorenzo kehilangan podium di saat akhir setelah disalip Pedrosa.

Perkecil jarak di Silverstone

Perkecil jarak di Silverstone
16/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Bertarung hingga akhir balapan di Silverstone, Lorenzo finis di posisi lima, tertinggal enam detik dari Dovizioso

Jatuh ketika memimpin balapan

Jatuh ketika memimpin balapan
17/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Lorenzo membuang salah satu kesempatan terbaik untuk memenangi balapan setelah terjatuh ketika memimpin balapan di sirkuit Misano.

Kalah namun mendominasi

Kalah namun mendominasi
18/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Mendominasi hampir separuh jalannya balapan di Aragon, Lorenzo harus puas finis di posisi tiga setelah dikalahkan dua kompatriotnya, Marquez dan Pedrosa.

Finis keenam di Jepang

Finis keenam di Jepang
19/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Start dari posisi lima, Lorenzo menyelesaikan balapan di posisi keenam, 24 detik di belakang Dovizioso yang meraih kemenangan ke lima sepanjang 2017.

Akhir pekan buruk di Australia

Akhir pekan buruk di Australia
20/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Lorenzo tidak mampu berbuat banyak sepanjang akhir pekan di Phillip Island, sempat terjatuh dan memulai balapan dari P16, ia finis P15.

Kontroversi Mapping 8

Kontroversi Mapping 8
21/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rekan satu timnya berjuang dalam pertarungan gelar, Lorenzo yang saat itu memimpin balapan diberi pesan 'Mapping 8' oleh Ducati untuk membantu Dovizioso memenangi MotoGP Malaysia untuk menjaga peluang gelar.

Abaikan team order

Abaikan team order
22/23

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Ducati kembali meminta Lorenzo untuk memberi jalan kepada Dovizioso di ronde pamungkas, Valencia, namun ia tidak mengindahkan permintaan tersebut.

Lorenzo tidak dapat menyelesaikan balapan setelah terjatuh enam putaran sebelum finis, tak lama berselang Dovizioso terjatuh.

Musim terburuk di MotoGP

Musim terburuk di MotoGP
23/23

Sejak debutnya di MotoGP pada 2008, ini merupakan musim terburuk Lorenzo dengan peringkat tujuh klasemen dengan 137 poin, dan untuk pertama kalinya gagal memenangi balapan untuk pertama kalinya.

Artikel MotoGP berikutnya
Lorenzo hengkang, Yamaha bermasalah, Rossi: Itu kebetulan

Artikel sebelumnya

Lorenzo hengkang, Yamaha bermasalah, Rossi: Itu kebetulan

Next article

Maverick Vinales - Review musim 2017

Maverick Vinales - Review musim 2017
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Jorge Lorenzo Shop Now
Tim Ducati Team Shop Now
Penulis Derry Munikartono
Tipe artikel Special feature