Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Reactions
MotoGP MotoGP Catalunya

Jorge Martin Buktikan Dirinya Masih Martinator yang Sama

Setelah mengalami kesulitan soal konsistensi, Jorge Martin akhirnya kembali merebut podium pada lomba MotoGP Catalunya, Minggu (5/6/2022).

Jorge Martin, Pramac Racing, Johann Zarco, Pramac Racing

Pembalap Tim Pramac Ducati tersebut memang hanya finis P2 pada lomba kelas premier di Circuit de Barcelona-Catalunya. Bagi Martin, inilah finis podium untuk kali kedua musim ini setelah sebelumnya juga masuk di urutan kedua pada GP Argentina, awal April lalu.

Saat finis di lap 24 (balapan berjarak total 111,8 km), Martin tertinggal hingga 6 detik lebih dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang memenangi lomba putaran kesembilan Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

Pun demikian, pembalap kelahiran Madrid, Spanyol, itu mengaku puas karena mampu konsisten bersaing memperebutkan posisi kedua melawan kompatriotnya Aleix Espargaro (Aprilia Racing), sejak awal balapan GP Catalunya.

“Saya langsung berusaha melepaskan diri untuk melesat ke depan. Saya berhasil melewati Fabio Di Giannantonio (start dari P5) dan mampu mengejar (Johann) Zarco juga,” kata Martin yang start dari grid keenam, tentang pembalap Gresini Racing serta rekan setimnya di Pramac itu.

Martin juga mengaku melihat Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) yang meluncur sangat cepat. Saat itu, Martin sudah berpikir bakal terjadi kecelakaan.

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Semua tahu, ia lalu kehilangan kontrol bagian depan motor dan mengalami kecelakaan saat akan masuk Tikungan 1. Saya beruntung mampu menghindarinya. Saya juga meihat Pecco (Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo) terjatuh,” ucap Martin.

Seusai melihat apa yang dialami Pecco Bagnaia, Martin mengaku sulit untuk mengembalikan fokus. Tetapi kemudian ia mengaku sangat konsisten dan mampu mengatur level keausan ban.

Terlepas dari performa apik Martin di GP Catalunya, hasil podium kedua yang diraihnya juga tidak lepas dari keberuntungan. Aleix Espargaro salah memahami keterangan jumlah lap lomba sehingga sudah berselebrasi P2 satu lap sebelum finis.

“Saya kira, Aleix mengalami masalah teknis sehingga motornya melambat. Maklum, ia menekan sangat keras di dua lap sebelum kejadian itu,” kata Martin seraya menyebut performa Espargaro sepanjang akhir pekan GP Catalunya sangatlah kuat.

Keberhasilan merebut podium kedua musim ini di GP Catalunya juga memiliki arti penting bagi Jorge Martin. Pasalnya, sejak finis di posisi yang sama di Argentina pada 3 April lalu, performa Rookie of The Year MotoGP 2021 itu turun drastis. 

Baca Juga:

Martin finis P8 di GP Amerika. Setelah itu, ia tiga kali beruntun gagal merebut poin karena retired di Portugal, finis P22 di Spanyol, dan kembali retired di Prancis. Pada GP Italia lalu, Martin juga hanya mampu finis di P13.

“Lega rasanya bisa naik podium lagi setelah sebulan yang sulit. Jelas tidak mudah untuk selalu tetap fokus penuh setiap saat. Namun hari ini saya berhasil membuktikan masih ‘Martinator’ (julukannya) yang sama seperti awal tahun ini,” ujar Martin.

“Saya percaya diri mampu lebih baik pada balapan-balapan berikutnya karena motor ini makin membaik. Saya rasa, kami hanya perlu mengubah satu klik sepanjang akhir pekan. Terpenting, saya merasa motor dan kepercayaan diri ini sudah kembali lagi.”

Jorge Martin mengaku hanya mengubah feeling pada bagian depan Ducati Desmosedici GP22. Dengan begitu, kini ia bisa kembali masuk lebih dalam di tikungan dan melakukan slide dengan ban belakang.

Pada Senin (6/6/2022), Jorge Martin berencana kembali naik meja operasi di Modena, Italia, untuk mengatasi probem pada lengan kanannya. Itu karena sejak tahun lalu, dirinya merasa tersiksa karena kerap mengalami mati rasa. Operasi nanti diharapkan mampu mengatasi rasa nyeri tersebut.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ducati Masih Bersikeras Takaaki Nakagami Harus Dipenalti
Artikel berikutnya Buntut Insiden, Rins Kritik Panel Steward Terlalu Tua untuk MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia