Kecelakaan parah, Zarco beruntung tak cedera

dibagikan
komentar
Kecelakaan parah, Zarco beruntung tak cedera
Andrew van Leeuwen
Oleh: Andrew van Leeuwen
29 Okt 2018 15.15

Terlibat dalam insiden mengerikan di Phillip Island, Johann Zarco mengaku sangat beruntung dapat lolos dari cedera parah.

Zarco menabrak bagian belakang motor Marc Marquez dalam kecepatan tinggi pada ujung lintasan lurus jelang Tikungan 1, pembalap Prancis itu terpental dari motornya menuju tepi sirkuit.

Meski terlihat sama mengerikannya seperti yang dialami Cal Crutchlow di tempat sama pada Jumat (26/10), Zarco dapat segera bangkit, dan lolos dari cedera serius.

Menggambarkan kecelakaan parahnya, Zarco merasa tidak bisa berhenti ketika meluncur bebas di rumput, selain itu ia juga mengaku beruntung bisa menghindari gravel.

“Saat saya meluncur dengan kecepatan seperti itu, saya merasa tidak bisa berhenti, saya ketakutan. Saya sangat kaku, saya menekan jari saya untuk memastikan saya tidak menghantam apapun, saya melakukan itu untuk membuat seluruh badan saya keras,” kenang Zarco

“Saya beruntung tetap di rerumputan, saya tidak menyentuh gravel, karena itu saya baik-baik saja saat ini. Saya berbaring untuk memastikan saya masih baik-baik saja, saya mengalami rasa sakit [pada bagian kanan], namun dalam pemeriksaan x-ray tidak ada yang patah.”

Baca Juga:

Zarco juga menjelaskan insidennya disebabkan oleh slipstream yang didapatnya dari Marquez, dan juga Jack Miller.

 “Kami melaju sangat kencang, tidak ada banyak celah pada sisi kiri. Ia sangat dekat dengan Jack, dan ia kembali menuju lajur balap untuk Tikungan 1, saya juga di sana,” paparnya.

“Sangat disayangkan, karena saya bisa memetik hasil bagus. Feeling saya bagus, saya ingin berada di posisi pertama, kedua, atau kedua untuk memaksimalkan kecepatan saya, dan mungkin melarikan diri. Mungkin saya bisa beriringan dengan Maverick (Vinales), saya tidak tahu.

Zarco menambahkan dirinya juga sudah berbicara dengan Marquez, yang harus kembali menuju pit box dan menuntaskan balapannya lebih awal satu lap setelah insiden, dan memastikan tak ada masalah antara keduanya,

“Saya menemuinya untuk meminta maaf, karena saya benar-benar menghancurkan bagian belakang motornya,” tambah dua kali juara dunia Moto2 itu.

“Dia mengatakan kepada saya jangan khawatir, hal terpentingnya adalah saya tidak mencederai diri sendiri. Sebagai pembalap, sebagai olahragawan, kami sangat memahami satu sama lain.”

Next article
MotoGP Australia digelar lebih awal pada 2019

Artikel sebelumnya

MotoGP Australia digelar lebih awal pada 2019

Next article

Vinales kacaukan balapannya, Rins murka

Vinales kacaukan balapannya, Rins murka
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Australia
Pembalap Johann Zarco
Tim Tech 3
Penulis Andrew van Leeuwen
Tipe artikel Breaking news