Kecelakaan saat warm-up bantu Lorenzo finis kedua

Jorge Lorenzo mengaku kecelakaan yang dialaminya dalam sesi Warm-Up Practice (WUP), Minggu (25/9) pagi, telah membantunya untuk finis kedua di depan Valentino Rossi.

Juara dunia bertahan MotoGP itu meraih hasil terbaik sejak kemenangan di Mugello, dengan menempati posisi runner-up di belakang Marc Marquez. Lorenzo bahkan berhasil mengalahkan Rossi jelang lap-lap terakhir.

Keberhasilan finis kedua berkat keputusan Lorenzo untuk menggunakan ban belakang kompon hard. Selain itu, juga didasarkan faktor atas insiden kecelakaan dalam sesi WUP – ketika ia terjatuh di Tikungan 8.

Saat melakukan sighting lap untuk menuju grid start, Lorenzo menilai dampak kerusakan motor dari kecelakaan yang dialaminya. Ia pun lalu memutuskan beralih ke ban hard.

“Kadang-kadang situasi buruk atau hal buruk membuat hal baik, bukan begitu? Itulah yang terjadi ketika saya kecelakaan,” ucap Lorenzo usai balapan.

“Kecelakaan itu membuat saya melakukan 2 lap pemanasan. Satu dengan motor ketika saya kecelakaan dengan ban belakang hard, dan satu dengan ban belakang soft.

“Dan akhirnya dalam dua lap ini, ban belakang hard membuat saya percaya diri. Insting saya mengatakan untuk menggunakannya.

“Jadi, kecelakaan ini membuat saya yakin tentang kemungkinan menjalani balapan. Saya gembira finis di podium karena saya tidak menyangkanya. Saya menduga finis keenam atau ketujuh,” paparnya.

Finis kedua di Aragon telah memangkas selisih poin antara Lorenzo dan Rossi dalam klasemen sementara. Lorenzo kini hanya terpaut 14 poin di belakang rekan setimnya itu. Sedangkan, Marquez unggul 52 poin.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Aragon
Trek Motorland Aragon
Pembalap Jorge Lorenzo
Tim Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Breaking news