MotoGP 2018
Topik

MotoGP 2018

Kecelakaan di tikungan 1, Petrucci-Miller heran

dibagikan
komentar
Kecelakaan di tikungan 1, Petrucci-Miller heran
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
2 Mar 2018 19.08

Sama-sama mengalami kecelakaan saat tes pramusim Qatar hari kedua, bahkan membuat Red Flag dikibaskan, Danilo Petrucci dan Jack Miller tidak tahu apa penyebabnya.

Jack Miller, Pramac Racing

Jack Miller, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Sesi tes Jumat (2/3) sempat dihentikan Race Direction ketika Petrucci dan Miller terjatuh di Tikungan 1 Sirkuit Losail. Akan tetapi, insiden kecelakaan duo Pramac Racing itu tidak terjadi dalam waktu bersamaan. Lebih dulu Miller, dan selang lima detik kemudian Petrucci.

Di hadapan para media, pembalap Italia ini menjelaskan, bahwa ia mengawali sesi sangat kencang karena memakai ban bekas dari tes hari pertama. “Ketika saya melakukan run kedua dengan motor kedua, itu sedikit lebih baik. Tapi lalu terjadi kecelakaan yang aneh,” tutur Petrucci.

“Saya mengerem seperti lap sebelumnya. Titik yang sama, dan juga pada kecepatan sama. Saya lalu terjatuh. Dan ketika saya kecelakaan itu terjadi, saya melihat seorang pembalap di gravel. Ternyata dia rekan setim saya.

“Kami masih tidak tahu apa yang terjadi. Pastinya, itu adalah momen yang menakutkan bagi Jack, karena saya datang pada kecepatan tinggi.”

Pernyataan tak berbeda jauh dilontarkan Miller. Pembalap Australia itu heran mengapa bisa sampai terjatuh di tikungan yang sama seperti sang rekan setim. Ia juga dibuat kaget dengan kecelakaan Petrucci dan posisi yang menuju kepada dirinya.

“Intinya, saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya datang seperti lap sebelumnya dna kemudian saya terjatuh. Saya meluncur dan ketika berdiri, saya melihat ke belakang di lintasan. Saya pun melihat Danillo yang datang mendekat,” terang Miller. 

Walau harus kehilangan waktu, tim bekerja keras memperbaiki Desmosedici GP, baik Petrucci dan Miller meraih hasil apik pada tes Qatar hari kedua. Keduanya membawa Pramac Racing masuk sembilan besar, serta mengungguli pabrikan Honda (Dani Pedrosa) dan Yamaha (Valentino Rossi).

“Secara umum, saya cukup senang dengan peningkatan hari ini. Kami meningkatkan catatan waktu, dan saya kembali merasakan harus memberikan sedikit lebih agar kami bisa memperbaiki beberapa masalah kecil,” papar Miller.

“Saya rasa, besok (Sabtu), kami punya sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan. Saya berharap, mungkin bisa memulai (tes) sedikit lebih awal.

“Saya sedang mencoba ban depan soft, untuk jarak tempuh balapan itu tidak mungkin. Tapi ketika memakai ban medium terlalu keras pada sisi kiri. Cukup menakutkan ketika masuk tikungan kiri. Jadi, kami harus mencari cara dari masalah ban ini.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Slider
List

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
2/10

Foto oleh: Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
3/10

Foto oleh: Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Danilo Petrucci, Pramac Racing

Danilo Petrucci, Pramac Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jack Miller, Pramac Racing

Jack Miller, Pramac Racing
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jack Miller, Pramac Racing

Jack Miller, Pramac Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jack Miller, Pramac Racing

Jack Miller, Pramac Racing
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jack Miller, Pramac Racing

Jack Miller, Pramac Racing
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Tes Qatar: Iannone gusur Dovizioso, Marquez terjatuh

Artikel sebelumnya

Tes Qatar: Iannone gusur Dovizioso, Marquez terjatuh

Next article

Rossi: Hasil posisi ke-11 tidak fantastis

Rossi: Hasil posisi ke-11 tidak fantastis
Load comments