Kecepatan Aprilia RS-GP Tak Bisa Diremehkan

Hasil dua hari tes resmi MotoGP 2021 di Losail, Qatar, yang berakhir Minggu (7/3/2021) malam membuktikan kecepatan Aprilia RS-GP milik Aleix Espargaro tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kecepatan Aprilia RS-GP Tak Bisa Diremehkan

Aleix Espargaro membuktikan bila waktu lap tercepat pada hari pertama tes resmi MtoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (6/3/2021) lalu, bukanlah kebetulan. Pada hari pertama itu, pembalap Aprilia Racing Team Gresini tersebut mampu menembus 1 menit 54,687 detik.

Pada hari kedua tes, Minggu (7/3/2021) malam, Aleix Espargaro memang hanya menempati posisi ketiga, di bawah Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Jack Miller (Ducati Lenovo Team).

Namun ia mampu mempertajam waktu lapnya menjadi 1 menit 54,152 detik atau 0,535 detik lebih cepat dibanding catatan terbaiknya pada Sabtu.

Tidak sampai di situ. Top speed Aprilia RS-GP geberan pembalap asal Spanyol, 31 tahun, itu juga membaik signifikan. Pada Sabtu, top speed Espargaro kalah 15 km/jam dari Jack Miller, pembalap tercepat Ducati. Namun pada Minggu, selisih dengan Ducati tinggal 10 km/jam.

Aleix Espargaro akan menjalani musim kelima bersama Aprilia di MotoGP pada tahun ini. Sejauh ini, ia mengaku sulit mendapatkan apa yang menjadi harapannya.

Namun begitu, mesin V4 1.000 cc yang dipasang di Aprilia RS-GP versi 2021 tampaknya jauh lebih bertenaga. Seperti diketahui, pabrikan yang berbasis di Noale, Italia, itu akan menjalani musim ketujuhnya di MotoGP, kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor.

“Masalah utama kami, saya selalu berharap ada terobosan setiap tahun. Kini, saya mulai merasa pantas mendapatkannya setelah melewati jalan panjang,” kata Espargaro.

“Jujur saja, saya berharap kami seharusnya sudah berhak menikmati hasil kerja keras. Kami sudah pantas bertarung dengan motor-motor dan pembalap terbaik.”

Baca Juga:

Setelah sempat turun di MotoGP pada 2002-2004 dengan motor andalan Aprilia RS Cube, Aprilia kembali ke MotoGP sebagai tim pabrikan pada 2015. Namun, mereka belum mampu finis di podium.

Aprilia justru kalah dari KTM yang baru turun penuh di MotoGP pada musim 2017. Pabrikan asal Austria itu kehilangan hak konsesi mulai musim ini setelah mengemas tiga kemenangan (semua 2020), sembilan podium (delapan di 2020), dan tiga pole position (2020).

“Setelah tes dua hari di Qatar ini, semua semakin jelas bila motor kami kini jauh lebih kompetitif. Kami bisa menyebut sudah berada di trek yang benar, sudah mulai mampu mendapatkan bentuk terbaik, meskipun masih banyak yang harus dikerjakan,” ucap Espargaro.

Tes di Qatar ini diakui Aleix Espargaro benar-benar menjadi ujian sesungguhnya bagi Aprilia RS-GP terbaru. Ia pun mencermati penggunaan dan opsi ban yang berbeda antara musim ini dengan tahun lalu.

“Kami tidak akan lagi memakai ban lunak (soft) Michelin seperti tahun lalu. Kompon terlunak MotoGP 2021 adalah medium tahun lalu. Setelah dua hari tes, semua tahu ada pembalap yang mampu mencatat waktu lap di bawah 1:54 menit,” ucapnya.

“Banyak pembalap juga mampu mencatat waktu lap 1:54 menit. Ini waktu lap yang sangat cepat. Tetapi, waktu lap kami menunjukkan RS-GP juga membaik dan mampu konsisten di depan. Kami sudah membuat progres bagus sejauh ini.”

Kendati mampu cepat di Qatar, Aleix Espargaro meminta Aprilia tidak euforia. Tahun lalu, mereka juga percaya diri pada lomba pertama di Jerez, Spanyol, menyusul hasil tes impresif.

“Kami terkejut melihat situasi dan hasil lomba saat itu. Meskipun begitu, kami kini lebih termotivasi. Sekali lagi saya ulangi, Aprilia sudah pantas mendapatkan hasil bagus musim ini,” ucap Aleix Espargaro.

 

dibagikan
komentar
Hasil Tes MotoGP Qatar: Yamaha Tercepat, Aprilia Menjanjikan

Artikel sebelumnya

Hasil Tes MotoGP Qatar: Yamaha Tercepat, Aprilia Menjanjikan

Artikel berikutnya

Rossi Jelaskan Problemnya di Qatar

Rossi Jelaskan Problemnya di Qatar
Muat komentar