Kembali Podium, Zarco Punya Peluang Raih Gelar

Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, belum mampu memberikan kemenangan pertama untuk timnya pada MotoGP 2021. Tetapi ia menunjukkan performa fantastis dalam kondisi sulit di Le Mans.

Kembali Podium, Zarco Punya Peluang Raih Gelar

Johann Zarco, yang memulai balapan Grand Prix (GP) Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, dari grid kelima. Ia kehilangan lima posisi pada lap pertama sebelum turun ke urutan 11.

Kemudian, hujan mengguyur Sirkuit Bugatti, lalu pada putaran kelima semua pembalap masuk pit untuk mengganti motor yang sudah disiapkan menghadapi kondisi basah (wet race) di Prancis.

Zarco dapat keuntungan dari kekacauan tersebut. Ia berhasil naik tiga posisi sebelum kembali turun dua tingkat ke posisi 10 pada putaran pertama setelah momen pergantian motor.

Perlahan tapi pasti, pembalap Prancis itu menunjukkan kualitasnya dalam memacu motor di trek basah. Hingga akhirnya, Zarco sukses melewati Takaaki Nakagami (LCR Honda) pada lap ke-15.

Setelah itu, dengan Desmosedici, rider 30 tahun itu mengejar kompatriotnya, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Zarco sukses menyalipnya di putaran ke-22, lima lap sebelum finis.

Pada akhirnya, hanya pembalap tim pabrikan Ducati, Jack Miller, yang berhasil finis di depan Zarco, dengan keunggulan 3,970 detik. Setelah dua race, ia pun kembali mampu naik podium.

Untuk kali ketiga Zarco sukses menjejak di podium dalam lima race awal MotoGP 2021. Ia hanya gagal di Portimao dan Jerez. Raihan di Le Mans menjadi podium ke-10 Zarco di kelas premier.

Baca Juga:

Walaupun belum merasakan kemenangan sejauh ini, eks pembalap KTM serta Yamaha itu optimistis dirinya memiliki peluang bagus untuk dapat bersaing menjadi juara dunia MotoGP musim ini.

Pasalnya kini Zarco menempati posisi ketiga dalam klasemen sementara. Ia telah mengoleksi 68 poin. Ia hanya tertinggal 12 angka dari Fabio Quartararo, yang menduduki peringkat teratas.

Zarco memang memulai musim ini dengan baik. Ia bahkan sempat memimpin klasemen setelah mampu keluar sebagai runner-up dalam dua race pembuka yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar.

"Terlalu kecewa karena gagal mendapat kemenangan tentu adalah cara berpikir yang salah. Saya senang bisa finis di posisi kedua. Saya puas meraih 20 poin," ujar Zarco dikutip Speedweek.

"Usai dari Qatar, saya memimpin kejuaraan dan secara otomatis, itu membuat Anda percaya pada peluang untuk memenangkan gelar. Saya punya cukup pengalaman untuk itu.

"Apa yang terlewatkan, mungkin sedikit lebih banyak pengalaman agar bisa merasa lebih nyaman dalam mengendarai motor Ducati (Desmosedici). Mesin dan tim, saya pikir sudah sangat siap.

"Saya juga berani mengatakan bahwa saya siap (meraih gelar). Saya hanya harus merasa nyaman setiap memacu Ducati. Jika itu terjadi, maka saya berkesempatan merebut gelar."

Peraih podium kedua MotoGP Prancis 2021, Johann Zarco, Pramac Racing.

Peraih podium kedua MotoGP Prancis 2021, Johann Zarco, Pramac Racing.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

 

dibagikan
komentar
Marquez Akui Belum Mampu Maksimalkan Keuntungan

Artikel sebelumnya

Marquez Akui Belum Mampu Maksimalkan Keuntungan

Artikel berikutnya

Espargaro dan Morbidelli Saling Menyalahkan soal Insiden di MotoGP Prancis

Espargaro dan Morbidelli Saling Menyalahkan soal Insiden di MotoGP Prancis
Muat komentar