"Kepindahan ke Ducati akan redam ketegangan dengan Rossi"

dibagikan
komentar
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
Diterjemahkan oleh: Scherazade Mulia Saraswati, Editor
6 Des 2016 12.38

Jorge Lorenzo meyakini, bahwa hubungan sulit dengan Valentino Rossi akan mereda oleh kepindahannya ke Ducati pada musim depan.

Podium: pemenang Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, peringkat kedua Jorge Lorenzo, Yamaha Facto
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Selama sembilan musim Lorenzo berkompetisi di MotoGP, tujuh musim dihabiskan sebagai rekan setim Rossi. Pada dua musim pertama (2008 dan 2009), The Doctor merupakan bintang utama Yamaha dan sukses merebut gelar juara.

Hubungan kedua pembalap mulai berubah ketika Lorenzo merengkuh titel 2010. Atmosfer antara Rossi dan Lorenzo menjadi lebih tegang, serta semakin buruk, hingga pembalap Italia ini memutuskan pindah ke Ducati jelang musim 2011.

Namun, Rossi lalu kembali ke skuad Yamaha, saat petualangannya bersama Ducati tak berjalan baik. Lorenzo masih di pabrikan Jepang ini dan juga telah menambah satu gelar juara, serta penegasan statusnya sebagai pembalap nomor satu di dalam tim.  

Kendati demikian, daya saing Rossi terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada 2015, ketika ia bertarung melawan Lorenzo dalam perebutan gelar juara. X-Fuera akhirnya tampil sebagai kampiun, sedangkan Rossi harus puas menjadi runner-up.

Hasil akhir MotoGP musim lalu itupun memicu amarah Rossi, yang menganggap bahwa Lorenzo bekerja sama dengan Marc Marquez. Dan sejak saat itu, hubungan Rossi dan Lorenzo rusak untuk selamanya.

Adu argumen Rossi dan Lorenzo dalam konferensi pers usai MotoGP Misano – perihal aksi overtaking The Doctor – merupakan contoh jelas bagaimana buruknya hubungan kedua pembalap Yamaha tersebut.

Kini, dengan kepindahan Lorenzo ke Ducati mulai 1 Januari mendatang, seharusnya membuat ketegangan di antara mereka lebih mereda – mengingat keduanya tak akan berbagi garasi yang sama lagi.

“Memiliki dua pembalap jago dalam satu tim, perlu diingat bahwa targetnya adalah melakukan segala kemungkinan untuk mengalahkan pembalap dengan motor yang sama seperti Anda. Dan itu menciptakan ketegangan,” tegas Lorenzo kepada Motorsport.com.

“Tapi ini normal, baik dengan Valentino atau pembalap lainnya. Ketika Anda balapan untuk tim lain, ketegangan akan jauh lebih rendah. Hal yang sama ketika dia (Rossi) pindah ke Ducati.

“Saat itu, hubungan kami banyak meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya. Ini mungkin akan sama karena saya pindah ke tim lain,” tutupnya.

Artikel MotoGP berikutnya
Marquez sabet penghargaan Rider of the Year

Artikel sebelumnya

Marquez sabet penghargaan Rider of the Year

Next article

Rossi anggap Vinales favorit juara dunia MotoGP 2017

Rossi anggap Vinales favorit juara dunia MotoGP 2017
Muat komentar