Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP Thailand GP

Kirim Kode, Di Giannantonio Sebut Sesuatu Akan Datang

Dalam MotoGP Thailand, Fabio Di Giannantonio menggoda bahwa "sesuatu akan datang" terkait masa depannya yang dikaitkan dengan Honda.

Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing

Dalam perkembangan yang ironis, peraih podium MotoGP sekali kini difavoritkan untuk menggantikan Marc Marquez di Honda mulai 2024 - setelah kehilangan tunggangannya di Gresini.

Seperti yang dilaporkan oleh Motorsport.com pekan lalu, daftar kandidat Honda telah menipis dengan desakan untuk mengontrak setahun seorang pembalap untuk menjaga agar pilihannya tetap terbuka pada 2025 ketika hampir semua pembalap masuk ke pasar.

Hal ini tampaknya telah mengesampingkan Miguel Oliveira untuk pindah dari RNF Aprilia, yang awalnya berada di urutan teratas dalam daftar Honda.

Di Giannantonio, yang berada di urutan kesembilan di GP Thailand, tetap bungkam tentang hubungan tersebut selama akhir pekan di Buriram. Namun, ia mengatakan akan ada pengumuman.

"Semoga saja," ujarnya ketika ditanya apakah ia akan segera berbagi kabar tentang masa depannya.

Baca Juga:

"Yang pasti kami sedang bekerja dan saya berharap bisa memberikan kabar baik. Tapi saya pikir sesuatu yang akan datang akan sangat bagus. Jadi, saya tidak terburu-buru saat ini.

"Saya ingin menikmati pekan ini, bekerja dengan baik dengan staf saya di rumah untuk mempersiapkan masa depan saya dan kemudian kita lihat saja nanti. Mungkin saya akan memberikan sesuatu untuk Malaysia."

Di Giannantonio adalah satu-satunya pembalap Gresini Ducati yang berada di garis finis pada balapan hari Minggu, setelah rekan setimnya, Alex Marquez, terjatuh.

Marquez adalah satu-satunya pembalap yang menggunakan ban belakang medium dan berhasil memanfaatkan keunggulan cengkeramannya sejak awal, berada di posisi ketiga hingga lap ke-13 sebelum crash.

Pembalap Gresini ini mengatakan bahwa ia terlalu memaksakan diri di Tikungan 4 dan kehilangan posisi terdepan saat menyentuh garis putih yang licin di sisi dalam tikungan, namun ia merasa menggunakan ban yang tepat untuk bertarung demi meraih kemenangan.

"Kecelakaan yang menyakitkan karena saya bisa melakukan start yang bagus, lap pertama yang bagus," ucap Marquez.

"Saya mampu mengelola ban dalam 12 lap yang saya lakukan. Putaran cepat saya, saya merasa sangat baik di atas motor. Maksud saya, pilihan ban belakang adalah pilihan yang tepat. Itu adalah ban yang saya gunakan lebih banyak saat latihan, sehingga kami mendapatkan lebih banyak informasi.

Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Fabio Di Giannantonio, Gresini Racing

"Perangkat elektroniknya juga sedikit lebih cocok dengan ban itu. Saya merasa sangat baik.

"Di tikungan itu saya mencoba merapatkan barisan, mungkin sedikit lagi. Saya sudah berpikir untuk menyerang Binder di (Tikungan) 12.

"Saya terlalu banyak berada di sisi dalam dan saya menyentuh garis dalam dan itu licin. Memang begitulah adanya. Maaf kepada tim karena motornya sangat bagus. Saya tidak tahu apa yang bisa terjadi dengan ban belakang pada akhirnya, tetapi pada saat itu saya lebih cepat dari mereka."

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Quartararo Yakin Yamaha Butuh Beberapa Detail Kecil untuk Kompetitif
Artikel berikutnya Vinales Berhenti karena Panas yang Dihasilkan Motornya

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia